LGI https://www.lgi.co.id a company of Hanwha Thu, 10 Sep 2026 09:48:46 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.4.14 https://www.lgi.co.id/uploads/2020/07/loogo512x512-150x150.jpg LGI https://www.lgi.co.id 32 32 A Stronger Rating. A Stronger LGI. https://www.lgi.co.id/a-stronger-rating-a-stronger-lgi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=a-stronger-rating-a-stronger-lgi Thu, 10 Sep 2026 07:04:37 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25380 Fitch Ratings has upgraded PT Lippo General Insurance Tbk’s National Insurer Financial Strength Rating to ‘AAA(idn)’ from ‘AA+(idn)’, with a Stable Outlook.

The upgrade reflects LGI’s strong financial profile and its exceptionally strong capacity to meet policyholder obligations relative to other insurers in Indonesia.

Reaching ‘AAA(idn)’ — the highest level on Fitch’s national rating scale — marks another important step in LGI’s journey of building greater financial strength, resilience, and long-term trust.

As part of Hanwha Finance, we continue to move forward with a clear commitment: to grow stronger, serve better, and protect what matters.

Stronger today. Ready for what’s next.


[Marketing Communication LGI]

]]>
Waspada Abu Vulkanik: Langkah Sederhana Melindungi Diri Anda https://www.lgi.co.id/waspada-abu-vulkanik-langkah-sederhana-melindungi-diri-anda/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=waspada-abu-vulkanik-langkah-sederhana-melindungi-diri-anda Tue, 08 Sep 2026 09:03:44 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25365

[Marketing Communication LGI]

]]>
CEDERA SARAF TULANG BELAKANG, BAGAIMANA PENGOBATANNYA? https://www.lgi.co.id/cedera-saraf-tulang-belakang-bagaimana-pengobatannya/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=cedera-saraf-tulang-belakang-bagaimana-pengobatannya Tue, 01 Sep 2026 06:55:49 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25339

Cedera saraf tulang belakang atau Spinal Cord Injury (SCI) adalah kondisi kesehatan yang serius dan mengganggu kehidupan. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan 250.000 – 500.000 orang menderita cedera ini setiap tahun di seluruh dunia. Sebagian besar kasus cedera saraf ini terjadi karena penyebab yang sebenarnya dapat dicegah, seperti kekerasan di jalan raya, terjatuh, kekerasan, aktivitas olahraga yang berlebihan, atau penyakit lain.

Mengenal Cedera Saraf Tulang Belakang

Tiap manusia memiliki tulang belakang yang dilengkapi dengan saraf. Kumpulan saraf ini kerap disebut sebagai sumsum tulang belakang yang ibarat kabel penghubung otak dengan punggung bagian bawah, dan bagian tubuh lainnya. Saraf merupakan sel yang membawa pesan gerakan dan perasaan dari otak ke seluruh tubuh dan dari tubuh kembali ke otak.

Saraf tulang belakang mengontrol:

  • Pergerakan otot
  • Fungsi tubuh, seperti bernapas dan berkemih
  • Perasaan (sensasi) seperti panas, dingin, getaran, dan sentuhan
  • Kesadaran akan posisi dan gerakan tubuh

Ketika terjadi cedera saraf tulang belakang, kehidupan orang bisa jadi berubah drastis karena cara tubuh bergerak, merasakan, dan berfungsi pada umumnya pun berubah. Orang tersebut bisa jadi lumpuh atau sebagian anggota tubuhnya tak bisa lagi berfungsi seperti sebelumnya.

Setelah seseorang mengalami cedera, dokter tidak selalu dapat mengetahui bagaimana kondisi orang tersebut dalam jangka panjang. Pemulihan bisa berjalan hingga lebih dari dua tahun setelah cedera. Orang yang mengalami cedera saraf tulang belakang memerlukan perawatan medis secara intensif dan berkelanjutan agar dapat pulih.

Cedera saraf tulang belakang biasanya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu lengkap (complete) dan tidak lengkap (incomplete). Pada cedera lengkap, tidak ada sinyal antara otak dengan titik di bawah lokasi cedera, sehingga tidak ada sensasi dan gerakan aktif maupun gerakan refleks. Gangguan terjadi di kedua sisi tubuh. Adapun orang dengan cedera tidak lengkap mungkin dapat lebih menggerakkan satu anggota tubuh daripada yang lain, dapat merasakan bagian tubuh yang tidak dapat digerakkan, atau satu sisi tubuhnya lebih berfungsi dari pada yang lain.

Gejala Cedera Saraf Tulang Belakang

Cedera tulang belakang dapat menyebabkan satu atau lebih tanda dan gejala berikut:

  • Kehilangan gerakan/kelumpuhan
  • Kehilangan kemampuan untuk merasakan panas, dingin, dan sentuhan
  • Kehilangan kontrol usus atau kandung kemih
  • Aktivitas refleks yang berlebihan atau kejang
  • Perubahan fungsi seksual, sensitivitas seksual dan kesuburan
  • Rasa sakit atau sensasi menyengat yang disebabkan oleh kerusakan pada serabut saraf di sumsum tulang belakang
  • Kesulitan bernapas, batuekstirmk, atau mengeluarkan lendir dari paru-paru
  • Nyeri punggung yang ekstrem atau tekanan di leher, kepala atau punggung
  • Mati rasa, kesemutan, atau hilangnya sensasi di tangan, jari tangan, kaki atau jari kaki
  • Posisi leher atau punggung aneh atau bengkok

Penyebab Cedera Saraf Tulang Belakang

Cedera saraf tulang belakang dapat terjadi akibat kerusakan pada tulang belakang, ligamen, bantalan tulang belakang, atau sumsum tulang belakang itu sendiri. Penyebab kerusakan itu antara lain pukulan atau benturan tiba-tiba pada tulang belakang yang membuatnya patah, terkilir, remuk, atau tertekan satu sama lain. Pemicu lainnya adalah luka tembak atau pisau yang menembus dan memotong saraf tulang belakang.

Cedera tambahan bisa terjadi dalam hitungan hari atau pekan karena perdarahan, pembengkakan, peradangan, dan akumulasi cairan di dalam dan sekitar sumsum tulang belakang. Selain itu, ada penyebab cedera non-traumatis, seperti artritis, kanker, infeksi, atau degenerasi bantalan tulang belakang.

Diagnosis Cedera Saraf Tulang Belakang

Untuk mendiagnosis cedera saraf tulang belakang, dokter akan mengecek gerakan atau sensasi di sekitar titik cedera, termasuk napas dan respons pasien. Adapun tes medis untuk memeriksa cedera ini antara lain:

  • Sinar-X menunjukkan gambar dua dimensi sebagian besar bagian tubuh, seperti sendi atau sistem organ utama. Retakan atau ketidakselarasan pada tulang belakang dapat segera terlihat dengan pemeriksaan ini.
  • Computerized Tomography (CT) scan memberikan gambaran dua dimensi yang cepat dan jelas tentang organ, tulang, dan jaringan. CT dapat mendeteksi patah tulang, perdarahan, dan penyempitan kanal tulang belakang.
  • Magnetic Resonance Imaging (MRI) menghasilkan gambar tiga dimensi rinci dari struktur tubuh, termasuk jaringan, organ, tulang, dan saraf. Hasil tes ini dapat menunjukkan trauma otak dan tulang belakang akibat cedera.

Perawatan Cedera Saraf Tulang Belakang

Perawatan untuk cedera saraf tulang belakang bergantung pada otot, sensasi, dan fungsi yang terpengaruh. Perawatan yang utama meliputi:

  • Pemberian obat-obatan
  • Bantuan pernapasan
  • Penggunaan kateter untuk membantu membuang air kecil
  • Operasi tulang belakang

Pasien juga perlu perawatan jangka panjang untuk menghadapi perubahan hidup yang dialami. Perawatan rehabilitasi in termasuk belajar menggunakan kursi roda atau kruk, melatih kekuatan otot tubuh, mengatasi perasaan frustrasi, takut, sedih, atau marah.

Pencegahan Cedera Saraf Tulang Belakang

Sebagian besar penyebab cedera saraf tulang belakang dapat dicegah. Contohnya:

  • Berkendara dengan aman. Tabrakan mobil adalah salah satu penyebab paling umum cedera saraf tulang belakang. Kenakan sabuk pengaman setiap kali Anda berada di dalam mobil. Bila capek, sebaiknya menepi dan beristirahat dulu.
  • Bagi anak-anak, pastikan menggunakan kursi pengaman anak yang sesuai dengan usia dan berat badan di mobil. Anak-anak di bawah usia 12 tahun sebaiknya duduk di kursi belakang untuk menghindari cedera akibat keluarnya kantong udara di kursi depan
  • Mencegah jatuh. Misalnya dengan berpegangan ketika naik-turun tangga, menggunakan keset anti-selip di kamar mandi, dan berhati-hati saat mengenakan sepatu hak tinggi.
  • Waspada saat selalu kenakan perlengkapan keselamatan yang direkomendasikan dan hindari gerakan yang berpotensi menimbulkan cedera.

Kapan Harus ke Dokter

Siapa pun yang mengalami kejadian traumatis pada kepala atau leher, misalnya terbentur atau terjatuh, memerlukan pemeriksaan medis segera untuk mengecek apakah terjadi cedera saraf tulang belakang. Faktanya, tindakan yang paling aman adalah berasumsi terjadi cedera tulang belakang sampai terbukti sebaliknya karena cedera serius tidak selalu langsung terlihat. Bila tak diketahui, cedera bisa menjadi lebih parah. Selain itu, mati rasa atau kelumpuhan bisa terjadi secara bertahap. Jarak waktu antara cedera dan perawatan juga menentukan peluang pemulihan pasien cedera tulang belakang.

Narasumber
dr. Hendra Hermanto, Sp. OT

Download artikel tentang “CEDERA SARAF TULANG BELAKANG, BAGAIMANA PENGOBATANNYA?“


[Marketing Communication LGI]

]]>
Jaga Pergelangan Tangan Saat Bekerja https://www.lgi.co.id/jaga-pergelangan-tangan-saat-bekerja/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jaga-pergelangan-tangan-saat-bekerja Mon, 24 Aug 2026 09:17:52 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25321

[Marketing Communication LGI]

]]>
LGI Reports Record First-Half 2026 Results Renews AM Best A–Rating https://www.lgi.co.id/lgi-reports-record-first-half-2026-results-renews-am-best-a-rating/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lgi-reports-record-first-half-2026-results-renews-am-best-a-rating Thu, 20 Aug 2026 01:10:05 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25310 Jakarta, Indonesia – August 2026 – PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) delivered another strong financial performance in the first half of 2026, building on its record-breaking results in 2025. Despite a challenging macroeconomic environment, the Company achieved record first-half revenue and profit and remains on track for another record year.

The year 2026 marks the first full year under Hanwha General Insurance’s majority ownership. LGI joined the Hanwha Group through Hanwha Life Indonesia in 2023, with the majority shareholding subsequently transferred to Hanwha General Insurance to maximize synergies across the Group’s general insurance business.

2026 First Half Financial Highlights (as of June 2026)

Compared with the first half of 2025, revenue increased 17.5% (IFRS 4) and 33.9% (IFRS 17), while profit before tax grew 17.0% and 10.2%, respectively. Equity also strengthened under both IFRS 4 and IFRS 17, reaching IDR 1.09 trillion and IDR 1.12 trillion, respectively, further supporting LGI’s future growth.

“Our record performance in 2025 has continued into 2026 despite a challenging operating environment,” said Agus Benjamin, President Director of LGI. “With the support of Hanwha General Insurance, disciplined underwriting, and a strong financial statement, we remain confident of delivering another record year.”

LGI further strengthened its global standing with the renewal of its AM Best Financial Strength Rating of A– (Excellent) on 19 August 2026. The rating reaffirms the Company’s strong financial statement, disciplined risk management, and ability to meet its ongoing policyholder obligations.

Looking ahead, LGI will continue to focus on profitable growth, digital transformation, and customer-centric innovation while leveraging Hanwha’s global expertise to become one of Indonesia’s leading general insurers.


[Marketing Communication LGI]

]]>
PT Lippo General Insurance Tbk Raih Penghargaan pada Investortrust Best Insurance 2026 https://www.lgi.co.id/pt-lippo-general-insurance-tbk-raih-penghargaan-pada-investortrust-best-insurance-2026/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pt-lippo-general-insurance-tbk-raih-penghargaan-pada-investortrust-best-insurance-2026 Thu, 30 Jul 2026 01:43:00 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25277 Jakarta, 30 Juli 2026 – PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan pada ajang Investortrust Best Insurance 2026 untuk kategori Asuransi Umum dengan Aset Rp2–5 Triliun.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja perusahaan dalam industri asuransi umum sekaligus menjadi pengakuan atas upaya LGI dalam menghadirkan solusi perlindungan yang relevan bagi masyarakat Indonesia. Investortrust Best Insurance merupakan ajang apresiasi yang memberikan penghargaan kepada perusahaan asuransi berdasarkan penilaian atas berbagai aspek kinerja dan tata kelola perusahaan.

Bagi LGI, penghargaan ini bukan sekadar sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kepercayaan merupakan fondasi utama dalam setiap langkah perusahaan.

“Di balik setiap penghargaan, ada kepercayaan yang harus terus dijaga. Itulah yang menjadi fokus kami, hari ini dan seterusnya.”

Agus Benjamin, CEO, bersyukur LGI didukung oleh team yg memiliki komitmen tinggi untuk mencapai hasil terbaik.

Ke depan, LGI akan terus memperkuat perannya sebagai mitra perlindungan yang tepercaya melalui layanan yang relevan, tata kelola yang baik, dan semangat untuk terus memberikan nilai bagi nasabah, mitra bisnis, serta seluruh pemangku kepentingan.


[Marketing Communication LGI]

]]>
PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) menerima penghargaan Joint Venture General Insurances dalam ajang Market Leaders 2026 dari Media Asuransi. https://www.lgi.co.id/pt-lippo-general-insurance-tbk-lgi-menerima-penghargaan-joint-venture-general-insurances-dalam-ajang-market-leaders-2026-dari-media-asuransi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pt-lippo-general-insurance-tbk-lgi-menerima-penghargaan-joint-venture-general-insurances-dalam-ajang-market-leaders-2026-dari-media-asuransi Fri, 24 Jul 2026 06:28:25 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25248 Jakarta, 21 Juli 2026 – LGI menerima penghargaan Joint Venture General Insurances Market Leaders Award 2026 yang diselenggarakan oleh Media Asuransi.

Penghargaan ini menjadi wujud apresiasi atas komitmen LGI dalam menghadirkan perlindungan yang tepercaya, memberikan nilai bagi nasabah dan mitra bisnis, serta terus meningkatkan kualitas layanan di tengah perkembangan industri asuransi.


[Marketing Communication LGI]

]]>
MID-YEAR ENERGIZER: REVIEW, REFOCUS, DAN REIGNITE https://www.lgi.co.id/mid-year-energizer-review-refocus-dan-reignite/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mid-year-energizer-review-refocus-dan-reignite Thu, 23 Jul 2026 08:00:00 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25268 Tangerang, 23 Juli 2026 – PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) berkomitmen menjaga motivasi dan fokus strategis dengan menyelenggarakan live podcast “Mid Year Energizer: Review, Refocus, dan Reignite” yang menghadirkan Bapak Agus Benjamin (Presiden Direktur LGI) sebagai narasumber, serta Bagus sebagai Host.

Pernahkah Anda menyadari bahwa di pertengahan tahun, rasa jenuh atau mid-year slump sering kali menghampiri?

Sikap menghadapi mid-year slump bukanlah sebagai kemunduran, melainkan sebagai mid-year retreat—sebuah momen kalibrasi untuk mengevaluasi pencapaian kita. Dalam merepresentasikan enam bulan pertama ini, Bapak Agus Benjamin menyoroti tiga kata utama: Polusi, Blessing, dan Hope. Di tengah industri asuransi yang penuh tantangan atau “polusi”, LGI justru mendapatkan blessing dengan pencapaian revenue 2,5 Triliun di semester pertama tahun ini. Pencapaian solid inilah yang pada akhirnya melahirkan sebuah hope yang nyata untuk kembali memecahkan rekor perusahaan di akhir tahun.

Seperti ditegaskan Bapak Agus Benjamin, agar kita dapat terus berjalan selaras dan mencapai target perusahaan, ada beberapa pilar utama pola pikir yang ditekankan dalam sesi ini:

  • Ekspektasi Sebagai Kompas: Jangan jadikan ekspektasi sebagai tujuan akhir (final destination) yang membebani. Ekspektasi harus berfungsi sebagai kompas yang mendorong kita untuk berpikir kreatif dan tetap menikmati perjalanannya (enjoy the journey).
  • Berdamai dengan Diri Sendiri: Saat menghadapi tantangan, mulailah dengan berdamai pada diri sendiri. Ini adalah langkah awal untuk berpikir jernih, mengontrol diri, dan memancarkan aura positif ke lingkungan sekitar.
  • Momentum dan Nyali (Guts): Dalam bisnis, usaha yang keras harus dipadukan dengan kejelian melihat momentum. Momentum yang dieksekusi dengan nyali yang terkalkulasi akan menciptakan langkah adaptasi dan keberhasilan (quick win) yang beruntun.
  • “Bekerja Benar Itu Harus, Bekerja Bagus Itu Bonus”: Bekerja dengan benar secara teknis dan operasional adalah sebuah keharusan. Jika kita bekerja dengan tata cara yang benar, maka hasil yang bagus secara otomatis akan menjadi bonus yang mengikuti. Proses yang benar inilah yang memungkinkan sebuah kesuksesan untuk diduplikasi secara konsisten.

Bagi rekan-rekan LGI, momentum pencapaian positif paruh pertama ini adalah pelindung sekaligus alat pacu semangat kita. Selalu ingat pesan penutup beliau bahwa “Momentum doesn’t come at anytime”.

Kekompakan dan motivasi positif kita tidak hanya mencegah mid-year slump, tetapi juga mengukuhkan kesiapan LGI untuk memecahkan rekor di akhir tahun. Semoga rangkuman sharing ini menyamakan langkah seluruh tim agar semakin tangkas menghadirkan hasil yang melampaui target.


[Marketing Communication LGI]

]]>
Jangan Anggap Sepele Sakit Gigi! https://www.lgi.co.id/jangan-anggap-sepele-sakit-gigi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jangan-anggap-sepele-sakit-gigi Wed, 15 Jul 2026 09:19:42 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25233

[Marketing Communication LGI]

]]>
Penyebab Tangan Sering Kesemutan yang Wajib Diwaspadai https://www.lgi.co.id/penyebab-tangan-sering-kesemutan-yang-wajib-diwaspadai/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=penyebab-tangan-sering-kesemutan-yang-wajib-diwaspadai Tue, 14 Jul 2026 08:35:24 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25217

Kesemutan atau paresthesia adalah kondisi dimana seseorang mengalami sensasi seperti tertusuk jarum dan mati rasa pada tubuh. Kondisi ini dapat terjadi pada beberapa bagian tubuh, salah satunya adalah tangan. Lantas, apa penyebab tangan sering kesemutan?

Meski cenderung ringan, kesemutan pada tangan perlu diwaspadai karena bisa menjadi gejala dari suatu penyakit. Salah satu penyakit yang kerap menimbulkan gejala kesemutan pada tangan adalah diabetes. Mari kenali penyebab dan cara mengobati tangan sering kesemutan dalam artikel berikut ini.

Penyebab Tangan Sering Kesemutan

Terdapat sejumlah gangguan kesehatan yang dapat menyebabkan tangan sering kesemutan dan penting untuk diwaspadai, seperti neuropati perifer, neuropati diabetik, gangguan tiroid, hingga stroke. Berikut penjelasan dari penyebab tangan kesemutan.

1.   Neuropati Perifer

Kesemutan pada tangan bisa menjadi gejala dari penyakit neuropati perifer. Neuropati perifer adalah kerusakan yang terjadi pada saraf tepi atau dikenal dengan saraf perifer. Dimana, saraf perifer ini memiliki fungsi dalam mengirimkan sensasi fisik dari organ tubuh ke otak dan sebaliknya. Neuropati perifer dapat dipicu oleh beberapa faktor seperti cedera saraf, efek samping obat-obatan, hingga penyakit autoimun.

2.   Neuropati Diabetik

Salah satu alasan kenapa tangan sering kesemutan yang patut Anda waspadai adalah neuropati diabetik. Neuropati diabetik merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus yang perlu diwaspadai. Kondisi ini terjadi karena tingginya kadar gula dalam darah sehingga memicu kerusakan saraf di dalam tubuh yang menimbulkan sensasi kesemutan dan mati rasa.

3.   Peredaran Darah Tidak Lancar

Peredaran darah tidak lancar merupakan penyebab tangan sering kesemutan yang paling umum terjadi. Ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan peredaran darah tidak lancar, seperti:

  • Posisi tidur yang kurang baik.
  • Duduk terlalu lama.
  • Melakukan gerakan berulang, seperti mengetik, menulis, dan memotong.
  • Kebiasaan merokok.
  • Sedentary lifestyle.
  • Berat badan berlebih (obesitas).

4.   Rheumatoid Arthritis

Penyakit yang menyebabkan tangan sering kesemutan berikutnya adalah Rheumatoid arthritis.

Rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun yang menimbulkan peradangan pada sendi. Bila terjadi pada siku, dapat menimbulkan sensasi nyeri dan kesemutan di tangan.

Source: Freepik

5.   Carpal Tunnel Syndrome

Carpal tunnel syndrome merupakan kondisi medis yang disebabkan tekanan dan iritasi pada saraf di pergelangan tangan. Penderita carpal tunnel syndrome seringkali mengeluhkan gangguan pada tangannya, seperti tidak mampu menggenggam benda tertentu serta kesemutan dan mati rasa di bagian telapak atau pergelangan tangan.

Carpal tunnel syndrome berisiko dialami oleh seseorang dengan rutinitas yang melibatkan gerakan jari dan tangan secara berulang, seperti:

  • Atlet olahraga yang menggunakan tangan, seperti atlet bulu tangkis, tenis, dan voli.
  • Pekerja kantoran yang bekerja dengan mengetik dalam kurun waktu lama.

6.   Hipotiroidisme

Hipotiroidisme merupakan gangguan kesehatan yang terjadi ketika kelenjar tiroid memproduksi hormon tiroid dalam jumlah sedikit. Bila tidak mendapatkan penanganan yang tepat, hipotiroidisme berisiko merusak saraf pada tangan sehingga dapat menimbulkan sensasi kesemutan, lemah, hingga mati rasa.

7.   Stroke

Kesemutan pada tangan bisa menjadi salah satu gejala dari stroke ringan. Kondisi ini dipicu oleh tersumbatnya pembuluh darah pada otak sehingga merusak saraf-saraf tertentu, termasuk saraf yang mengirimkan sinyal pada tangan.

Sensasi kesemutan ini perlu diwaspadai apabila dibarengi dengan gejala stroke lainnya, seperti pusing mendadak, hilang keseimbangan, kesulitan berbicara, hingga gangguan penglihatan.

Source: Freepik

8.   Epikondilitis

Epikondilitis adalah peradangan pada tendon yang berada di area siku. Gejala umum dari epikondilitis yaitu munculnya sensasi nyeri, kesemutan pada tangan, serta pembengkakan di area siku.

9.   Vaskulitis

Kedua hal tersebut termasuk dalam Vaskulitis adalah penyakit yang ditandai dengan peradangan pada pembuluh darah. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan pada pembuluh darah, seperti penebalan, penyempitan, penipisan, hingga penyumbatan. Hal inilah yang dapat mengganggu aliran darah sehingga memicu terjadinya gangguan kesehatan tertentu, salah satunya yaitu kebas dan kesemutan pada tangan.

Cara Mengobati Tangan Sering Kesemutan

Cara mengobati tangan sering kesemutan tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Namun, terdapat beberapa cara umum yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi tangan sering kesemutan, di antaranya:

  • Mengobati penyakit dasar yang menyebabkan tangan sering kesemutan.
  • Bagi penderita carpal tunnel syndrome, disarankan untuk menggunakan wrist support atau penyangga pergelangan tangan guna meminimalisasi sensasi kesemutan dan mati rasa.
  • Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, terutama yang mengandung vitamin B12 untuk memperbaiki fungsi saraf.
  • Melakukan aktivitas fisik secara rutin untuk melancarkan peredaran darah.
  • Berhenti merokok.

Artikel ini bersumber dari siloamhospitals.com

Download artikel tentang “Penyebab Tangan Sering Kesemutan yang Wajib Diwaspadai“


[Marketing Communication LGI]

]]>