LGI https://www.lgi.co.id a company of Hanwha Wed, 17 Jun 2026 02:24:03 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.4.14 https://www.lgi.co.id/uploads/2020/07/loogo512x512-150x150.jpg LGI https://www.lgi.co.id 32 32 Cara Tepat untuk Menjaga Kesehatan Tulang https://www.lgi.co.id/cara-tepat-untuk-menjaga-kesehatan-tulang/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=cara-tepat-untuk-menjaga-kesehatan-tulang Wed, 17 Jun 2026 02:23:07 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25165

Sebagai struktur utama tubuh, tulang memiliki peran multifungsi yang meliputi penopang bentuk tubuh, perlindungan organ internal, serta penyimpanan cadangan mineral esensial seperti kalsium yang mendukung fungsi otot dan sistem saraf. Fungsi-fungsi penting inilah yang membuat tulang menjadi fondasi utama kesehatan tubuh.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan tulang agar terhindar dari risiko masalah tulang dan memastikan tulang tetap kuat dan fleksibel. Salah satu masalah kesehatan tulang yang sering terjadi adalah pengeroposan tulang atau osteoporosis, terutama pada orang yang berusia lanjut.

Apa Itu Osteoporosis?

Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang bisa terjadi pada semua orang. Namun kondisi ini kerap dialami bagi orang yang telah memasuki usia lanjut. Secara global, 1 dari 2 wanita dan 1 dari 5 pria di atas 50 tahun memiliki resiko patah tulang akibat osteoporosis.

Osteoporosis menyebabkan 500.000 kasus patah tulang pada tulang belakang, 200.000 kasus pada tulang pergelangan tangan, dan >300.000 kasus pada tulang panggul. Kondisi ini terjadi akibat penurunan massa dan trabekulasi tulang karena ketidakseimbangan peran sel osteoblas dan osteoklas.

Sel osteoklas yang berperan dalam meresorpsi tulang lebih aktif daripada sel osteoblas yang berperan dalam pertumbuhan tulang sehingga menyebabkan keroposnya tulang pada osteoporosis. Gejala yang dapat diwaspadai seperti:

  • Nyeri tulang belakang
  • Postur semakin membungkuk
  • Tubuh semakin pendek
  • Patah tulang karena cedera ringan.

Diagnosis osteoporosis dapat dilakukan melalui pemeriksaan fisik oleh dokter dan pemeriksaan penunjang seperti X-ray, laboratorium, dan densitometry. Pemeriksaan Bone Mineral Densitometry (BMD) merupakan pemeriksaan kepadatan tulang yang dapat menilai prognosis, prediksi fraktur, dan diagnosis osteoporosis.

Source : Freepik

Cara Menjaga Kesehatan Tulang

Kesehatan tulang merupakan aspek penting untuk menjaga tubuh tetap kuat, terutama seiring bertambahnya usia. Berikut adalah cara menjaga kesehatan tulang.

1 .Asupan Nutrisi

Gizi yang baik adalah faktor kunci dalam menjaga kesehatan tulang. Malnutrisi (kekurangan gizi) dan kelebihan berat badan (obesitas) dapat merugikan tulang.

Source : Vecteezy
  • Kalsium
    Kalsium adalah mineral paling penting untuk tulang. Selain berperan sebagai komponen utama, mineral sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang seumur hidup. Tulang mengandung 60–70% kalsium dalam bentuk mineral hidroksiapatit.

    Tidak hanya menjaga kesehatan tulang, kalsium juga mengatur keseimbangan hormon dan kontraksi otot. Kebutuhan kalsium ditentukan oleh usia. Laki-laki di bawah 70 tahun dan perempuan di bawah 50 tahun membutuhkan 1000 mg kalsium per hari, sementara laki-laki diatas 70 tahun dan perempuan di atas 50 tahun membutuhkan 1200 mg kalsium per hari.
  • Vitamin D
    Vitamin D juga bekerja dengan kalsium untuk menjaga kesehatan tulang. Tanpa cukup vitamin D, tubuh tidak bisa menyerap kalsium dengan baik. Vitamin D bisa diproduksi oleh tubuh saat kulit terkena sinar matahari. Selain sinar matahari, vitamin ini bisa didapatkan dari makanan seperti ikan berlemak, susu, dan telur.
  • Vitamin K
    Selain vitamin D, vitamin K juga penting untuk kesehatan tulang. Vitamin ini berperan untuk menjaga kekuatan, kepadatan, dan mengurangi risiko kerapuhan serta patah tulang. Vitamin K bisa ditemukan dalam makanan seperti sayur bayam, kale, brokoli, hati hewan, dan produk fermentasi seperti Natto (makanan khas Jepang dari kedelai).

2. Aktivitas Fisik 

Source: Freepik

Olahraga teratur membantu merangsang pembentukan tulang baru dan meningkatkan kepadatan mineral tulang. Aktivitas fisik dapat meningkatkan keseimbangan, kekuatan otot, dan mengurangi risiko jatuh. Berlari, lompat, olahraga dengan beban, senam, jalan cepat, renang, dan sepeda statis adalah olahraga yang dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang.

3. Gaya Hidup Sehat

Konsumsi minuman seperti alkohol, kopi, dan teh, serta kebiasaan merokok memiliki pengaruh signifikan terhadap kesehatan tulang:

  • Alkohol berat menurunkan kepadatan tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis. Pola konsumsi yang tidak terkendali tetap berdampak buruk.
  • Kopi, bila diminum secara moderat, umumnya tidak meningkatkan risiko patah tulang, tetapi konsumsi berlebih dapat meningkatkan risiko osteoporosis, terutama pada wanita.
  • Teh, khususnya teh hijau dan hitam, kaya akan flavonoid yang berguna sebagai antioksidan, membantu meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis.
  • Merokok juga merupakan faktor utama penurunan kepadatan tulang karena mengganggu metabolisme tulang dan mempercepat proses kerusakan akibat radikal bebas dan stress-oksidatif.

Oleh karena itu, menghindari konsumsi alkohol berlebihan dan berhenti merokok adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah risiko patah tulang serta osteoporosis.

4. Menghindari Risiko Jatuh atau Kecelakaan

Aktivitas yang berisiko sebaiknya dihindari oleh para lansia. Apabila terdapat gangguan keseimbangan atau kelemahan ekstremitas sebaiknya menggunakan alat bantu seperti tongkat atau walker untuk menambah kestabilan dan mencegah jatuh.

Source: Freepik

Hindari berjalan di area licin dengan memakai alas kaki karet atau melapisi lantai rumah atau kamar mandi yang licin dengan karet. Cedera atau jatuh yang ringan dapat menyebabkan fraktur pada penderita osteoporosis.

5. Lakukan “Screening Test” Kepadatan Tulang (BMD) Terutama untuk Lansia 

Seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang dapat terus menurun terutama untuk wanita yang sudah menopause. Turunnya produksi hormon berperan dalam menurunkan kepadatan tulang. Oleh karena itu, bagi para lansia >50 tahun sebaiknya melakukan pemeriksaan BMD untuk mengetahui status kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.

6. Berjemur dengan Paparan Sinar Matahari yang Cukup 

Paparan dengan sinar matahari pagi dapat meningkatkan kadar vitamin D yang diproduksi oleh kulit dan memperkuat tulang. Berjemur dapat dilakukan pada pagi hari selama kurang lebih 15 menit.

Penutup

Tulang yang sehat bisa membantu menjaga struktur tubuh kuat dan mencegah osteoporosis serta kerusakan tulang dini. Apabila Anda mengalami gangguan tulang, jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis orthopedi.

Artikel ini bersumber dari dr. Hendy Hidayat, Sp.OT  – Rumah Sakit Medistra

Download artikel tentang “Cara Tepat untuk Menjaga Kesehatan Tulang“


[Marketing Communication LGI]

]]>
Langkah Sederhana Mengatasi Stress dan Burnout https://www.lgi.co.id/langkah-sederhana-mengatasi-stress-dan-burnout/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=langkah-sederhana-mengatasi-stress-dan-burnout Fri, 05 Jun 2026 03:06:17 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25144

[Marketing Communication LGI]

]]>
Ini Beda Stroke, Serangan Jantung, dan Henti Jantung, Jangan Salah! https://www.lgi.co.id/ini-beda-stroke-serangan-jantung-dan-henti-jantung-jangan-salah/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=ini-beda-stroke-serangan-jantung-dan-henti-jantung-jangan-salah Tue, 12 May 2026 02:27:39 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25096

Stroke, serangan jantung, dan henti jantung adalah tiga kondisi medis yang kerap menimbulkan gejala serupa. Karena itu, sebagian individu mungkin kesulitan untuk membedakan stroke, serangan jantung, dan henti jantung. Pada dasarnya, beda stroke dan serangan jantung maupun henti jantung dapat dilihat melalui gejala-gejala yang lebih spesifik, seperti detak jantung serta kemampuan saraf tertentu, misalnya, saraf otot di area wajah.

Untuk memahami beda stroke serangan jantung, dan henti jantung selengkapnya, Anda dapat menyimak artikel berikut ini sampai tuntas.

Perbedaan Stroke, Serangan Jantung, dan Henti Jantung

Stroke, serangan jantung, dan henti jantung kerap membuat penderitanya mengalami penurunan kesadaran hingga pingsan. Meski begitu, perlu dipahami bahwa ketiga kondisi tersebut merupakan masalah kesehatan yang berbeda.

Pada dasarnya, stroke adalah kondisi ketika terdapat gangguan pada aliran darah di otak. Sementara itu, serangan jantung dan henti jantung secara garis besarnya merupakan kondisi yang dapat memengaruhi fungsi dan kerja jantung.

Lebih jelasnya, berikut adalah beberapa perbedaan stroke, serangan jantung, dan henti jantung yang perlu dipahami:

1 Penyebab

Perbedaan stroke dan serangan jantung maupun henti jantung yang pertama dapat dilihat dari penyebabnya. Stroke terjadi ketika suplai darah ke otak terhambat akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah di otak (stroke hemoragik).

Source: Freepik

Penyumbatan pada pembuluh darah di otak dapat disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya gangguan irama jantung seperti atrial fibrilasi atau karena adanya penyempitan pembuluh darah akibat plak (aterosklerosis). Sedangkan stroke hemoragik bisa dipicu oleh beberapa faktor, seperti tekanan darah tinggi, aneurisma otak (penggelembungan pembuluh darah otak), trauma otak, atau efek samping dari obat pengencer darah.

Sementara itu, serangan jantung (acute coronary syndrome) adalah gangguan jantung yang disebabkan oleh adanya penyumbatan arteri koroner (pembuluh darah jantung), sehingga dapat menghalangi aliran darah untuk mencapai jantung. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh aterosklerosis (penumpukan plak lemak trans, lemak jenuh, kolesterol LDL, dan zat-zat lainnya pada lapisan pembuluh darah arteri koroner).

Di sisi lain, henti jantung (cardiac arrest) merupakan kondisi ketika jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba akibat adanya gangguan sinyal listrik pada otot jantung. Kondisi ini kerap dipicu oleh aritmia (gangguan irama jantung). Adapun salah satu jenis aritmia yang terkait dengan henti jantung adalah fibrilasi ventrikel (gangguan sinyal listrik pada bilik atau ventrikel jantung).

Selain itu, henti jantung juga disebabkan oleh beberapa kondisi lainnya seperti penyakit jantung koroner, kardiomiopati, penyakit katup jantung, maupun penyebab selain masalah jantung seperti hipovolemia (kekurangan volume darah), hipoksia, asidosis, hipotermia, abnormalitas kadar elektrolit, trauma, dan lain-lain.

Source: Freepik

2 Gejala

Perbedaan antara stroke, serangan jantung, dan henti jantung selanjutnya terletak pada gejalanya. Pada tahap awal, gejala stroke dapat dideteksi melalui metode FAST, yaitu face drooping, arm weakness, speech difficulty, kemudian dilanjutkan dengan time to call ambulance jika menemukan gejala-gejala tersebut.

Berikut adalah penjelasan mengenai metode FAST selengkapnya.

Source: Freepik
  • F (face drooping): Salah satu sisi wajah atau mulut terlihat tidak simetris/turun sebelah.
  • A (arm weakness): Salah satu lengan melemah atau mati rasa maupun ketika kedua tangan diangkat, salah satu tangan akan tampak lemas dan turun terlebih dahulu dibandingkan dengan lengan lainnya. Selain lengan, kaki juga dapat mengalami kelemahan.
  • S (speech difficulty): Kesulitan untuk berbicara, berbicara tidak jelas, atau bahkan tidak bisa berbicara sama sekali.
  • T (time to call ambulance): Jika mengalami gejala-gejala tersebut, segera cari pertolongan medis untuk memperoleh penanganan yang tepat.

Sedangkan, serangan jantung dapat menimbulkan gejala berupa sensasi tidak nyaman, dada seperti tertekan benda berat, dan nyeri di bagian tengah atau kiri dada yang berlangsung selama beberapa menit. Sensasi tidak nyaman tersebut akan dirasakan semakin berat. Nyeri dada tersebut juga tidak menghilang meski dengan istirahat.

Selain itu, beberapa gejala lain serangan jantung adalah:

  • Sesak napas
  • Nyeri atau sensasi tidak nyaman menjalar dari dada ke salah satu atau kedua sisi lengan, punggung, leher, rahang, maupun perut
  • Keringat dingin
  • Mual
  • Sakit kepala ringan

Sedangkan gejala utama henti jantung adalah pingsan secara tiba-tiba dan tidak merespons rangsangan tertentu, seperti sentuhan dari orang lain. Di samping itu, pada tahap awal, sebagian penderita kondisi ini mungkin dapat mengalami beberapa gejala, seperti:

  • Pusing berputar
  • Lemas
  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Jantung berdebar

3 Penanganan

Stroke dapat ditangani dengan pemberian obat-obatan tertentu serta tindakan operasi. Selain itu, guna mengoptimalkan proses pemulihan, penderita stroke juga disarankan untuk menjalani serangkaian terapi stroke, seperti terapi okupasi, fisioterapi, dan lain sebagainya.

Sementara itu, pertolongan pertama serangan jantung adalah dengan segera membawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan penunjang seperti EKG atau pemeriksaan lainnya penegakkan diagnosis.

Setelah itu, dokter akan melakukan penanganan sesuai dengan jenis serangan jantung yang terjadi. Beberapa penanganan yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:

  • Penggunaan obat-obatan untuk memulihkan aliran darah ke jantung.
  • Pemasangan ring jantung untuk melebarkan pembuluh darah arteri yang menyempit.
  • Operasi bypass jantung (CABG)
Source: Freepik

Sedangkan pada kasus henti jantung, penanganan utamanya adalah dengan melakukan RJP (resusitasi jantung paru) untuk mengembalikan kemampuan bernapas serta sirkulasi darah pasien. Segera panggil ambulans agar pasien dapat mendapatkan penanganan di rumah sakit.

Di sisi lain, perawatan lanjutan untuk henti jantung juga akan menggunakan beberapa tindakan medis, di antaranya:

  • Penggunaan obat antiaritmia untuk menangani gangguan irama jantung.
  • Pemasangan implan alat kejut jantung.
  • Angioplasti untuk memperbaiki aliran darah menuju otot-otot jantung.
  • Ablasi jantung, untuk menangani sinyal listrik abnormal yang memicu aritmia.

Artikel ini bersumber dari siloamhospitals.com

Download artikel tentang Ini Beda Stroke, Serangan Jantung, dan Henti Jantung, Jangan Salah!


[Marketing Communication LGI]

]]>
LGI Raih Penghargaan Best General Insurer di MAIPARK Award 2026 https://www.lgi.co.id/lgi-raih-penghargaan-best-general-insurer-di-maipark-award-2026/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lgi-raih-penghargaan-best-general-insurer-di-maipark-award-2026 Thu, 07 May 2026 01:50:00 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25090 PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) menorehkan pencapaian dengan meraih penghargaan “Best General Insurer – Equity Category Rp1–2 Trillion” pada MAIPARK Award 2026 yang berlangsung di Grand Ballroom JS Luwansa Hotel, Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.

Penghargaan ini diterima oleh Jessy Christina, Executive Vice President Business Unit & Brokers. Apresiasi ini diberikan oleh MAIPARK atas performa perusahaan yang terjaga, penerapan manajemen risiko yang dinilai baik, serta peran aktif LGI dalam mendukung perkembangan industri asuransi umum di Indonesia.

Capaian ini mencerminkan konsistensi LGI dalam menjaga kualitas usaha di tengah dinamika sektor asuransi yang terus berkembang. LGI akan terus memprioritaskan penguatan kinerja, tata kelola, serta kemitraan strategis untuk menghadirkan solusi perlindungan yang andal dan tepercaya.

Ini bukan sekadar pengakuan, melainkan bukti komitmen LGI dalam menjaga kinerja dan arah bisnis ke depan. Terima kasih atas dukungan berkelanjutan dari nasabah, mitra, dan seluruh tim LGI.


[Marketing Communication LGI]

]]>
Sering Bangun Masih Lelah? Yuk Kenali Tidur Berkualitas https://www.lgi.co.id/sering-bangun-masih-lelah-yuk-kenali-tidur-berkualitas/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=sering-bangun-masih-lelah-yuk-kenali-tidur-berkualitas Tue, 05 May 2026 02:36:13 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25068

[Marketing Communication LGI]

]]>
Annual General Meeting of Shareholders (AGMS) 2026: Grace in Growth https://www.lgi.co.id/annual-general-meeting-of-shareholders-agms-2026-grace-in-growth/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=annual-general-meeting-of-shareholders-agms-2026-grace-in-growth Wed, 29 Apr 2026 05:03:00 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25058 Tangerang, 29 April 2026 – PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) menutup tahun 2025 dengan kinerja keuangan yang solid yang mencerminkan pelaksanaan yang disiplin dan fokus yang jelas pada pertumbuhan berkelanjutan.

Perusahaan mencatat:

  • Gross Written Premium of IDR 3.97 trillion (+17.41% YoY)
  • Net Profit of IDR 144.73 billion (+125.69% YoY)
  • Posisi modal yang kokoh dan peningkatan hasil investasi 

Hasil ini tidak hanya menyoroti pertumbuhan, tetapi juga kualitas—yang didorong oleh komposisi portofolio yang lebih kuat, disiplin underwriting yang semakin baik, serta optimalisasi investasi yang konsisten.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026, dividen tunai sebesar IDR 10 per saham telah disetujui, yang memperkuat komitmen LGI untuk memberikan nilai jangka panjang.

Melihat ke depan, Agus Benjamin, Presiden Direktur LGI, melihat adanya landasan yang lebih kokoh untuk dikembangkan. Dengan strategi yang adaptif dan bijaksana, LGI berfokus pada pemeliharaan kinerja dengan terus memperkuat posisi kompetitifnya di tengah dinamika industri asuransi yang terus berkembang.

Ini bukan sekadar pertumbuhan ini adalah bukti nyata dari kedisiplinan, arah yang jelas, dan tekad jangka panjang.


[Marketing Communication LGI]

]]>
PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) meraih penghargaan Best CEO Award 2026 oleh Media Asuransi https://www.lgi.co.id/pt-lippo-general-insurance-tbk-lgi-meraih-penghargaan-best-ceo-award-2026-oleh-media-asuransi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pt-lippo-general-insurance-tbk-lgi-meraih-penghargaan-best-ceo-award-2026-oleh-media-asuransi Tue, 21 Apr 2026 03:20:00 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25033 Jakarta, April 21 2026 – PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) dengan bangga mengumumkan bahwa CEO kami, Agus Benjamin, telah menerima Penghargaan CEO Terbaik 2026 dalam kategori Asuransi Umum (Ekuitas Rp500 miliar–Rp1 triliun) dari Media Asuransi 🏆

Pengakuan ini mencerminkan kepemimpinannya yang kuat dalam mendorong kinerja yang berkelanjutan melalui pertumbuhan yang konsisten, modal yang kokoh, manajemen risiko yang disiplin, dan strategi yang terfokus.

Lebih dari sekadar sebuah pencapaian, hal ini semakin memperkuat komitmen kami terhadap “Live Safely, Grow Together, and Inspire Beyond” memberikan perlindungan yang dapat diandalkan bagi semua orang.

Terima kasih kepada para pelanggan, mitra, dan tim kami atas kepercayaan dan dukungan yang berkelanjutan.


[Marketing Communication LGI]

]]>
Tips Diet untuk Menurunkan Berat Badan yang Aman & Sehat https://www.lgi.co.id/tips-diet-untuk-menurunkan-berat-badan-yang-aman-sehat/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=tips-diet-untuk-menurunkan-berat-badan-yang-aman-sehat Tue, 14 Apr 2026 09:42:17 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25002

Berat badan berlebih dapat membuat penampilan menjadi kurang menarik, begitu pula dengan dampaknya yang negatif terhadap kesehatan. Maka dari itu, diet penting dilakukan. Diet adalah aktivitas untuk menurunkan berat badan yang banyak jenisnya, mulai dari diet vegan hingga diet karbohidrat.

Namun perlu diperhatikan bahwa kebutuhan tubuh setiap individu berbeda dengan individu lainnya. Oleh karena itu, tidak semua metode diet sehat cocok untuk semua orang. Dengan kata lain, diet yang aman harus tetap memperhatikan kondisi tubuh individu itu sendiri. Lantas, apa saja tips diet menurunkan berat badan yang aman untuk dilakukan? Simak beberapa tips yang dapat diterapkan untuk mendapatkan berat badan ideal.

Tips Diet untuk Menurunkan Berat Badan

Memiliki berat badan berlebih tidak hanya mempengaruhi penampilan, tetapi juga dapat berujung pada kondisi obesitas.

Banyak cara menurunkan berat badan yang sehat, seperti mengonsumsi serat, hingga menghindari stress.

Berikut beberapa tips menurunkan berat badan yang bisa dilakukan secara sehat dan aman:

1.   Mengukur Body Mass Index (BMI)

Langkah awal dalam program diet sehat untuk menurunkan berat badan adalah mengukur body mass index atau indeks massa tubuh. Tahapan ini dapat menunjukkan informasi tentang berat badan serta status nutrisi seseorang, apakah sudah ideal, kurang, atau lebih.

Jika perhitungan BMI menunjukkan bahwa seseorang memiliki berat badan berlebih, langkah selanjutnya adalah mengimplementasikan program diet yang disesuaikan. Sebagai contoh, orang yang mengalami kelebihan berat badan (overweight) perlu menurunkan 5 hingga 10 persen dari berat pada awal pengukuran.

Indeks massa tubuh (BMI) menjadi acuan untuk rencana pola makan diet yang cocok untuk mendapatkan berat badan ideal. Dengan memahami indeks massa tubuh, seseorang dapat merencanakan rencana diet yang tepat guna mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat.

Source: Freepik

2.   Mengukur Body Mass Index (BMI)

Salah satu tips diet untuk menurunkan berat badan yang mudah dilakukan adalah makan secukupnya. Tidak ada salahnya untuk makan sebanyak 3 atau 5 kali sehari, namun penting membuat metabolisme tubuh tetap seimbang dengan mengatur porsi makan yang tidak berlebihan sesuai dengan jumlah kalori harian yang direkomendasikan dan jumlah kegiatan yang dilakukan agar energi dalam tubuh tetap stabil.

Source: Freepik

3.   Jangan Lewatkan Sarapan

Diet yang aman diawali dengan sarapan pagi. Agar dapat menjalani aktivitas tanpa hambatan, pastikan untuk sarapan dengan makanan sehat bergizi seimbang. Menu yang kaya dengan protein dan karbohidrat kompleks seperti roti gandum, telur, dan nasi merah dapat menjadi pilihan.

Sarapan pagi bisa membantu mengontrol nafsu makan di siang hari karena asupan karbohidrat yang didapat di pagi hari dapat mengisi perut, sehingga seseorang tidak merasa lapar berlebihan di siang hari dan dapat mengambil porsi makan siang secukupnya. Adapun porsi sarapan yang ideal yaitu 1/4 porsi untuk karbohidrat, 1/4 porsi untuk lauk, dan 1/2 porsi untuk buah dan sayuran.

4.   Biasakan Minum Air Putih Secara Rutin

Cara menurunkan berat badan yang sehat selanjutnya adalah dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih kurang lebih 2 liter per hari. Perlu diketahui, sebanyak 60% dari tubuh manusia terdiri dari air. Maka dari itu, penting bagi setiap orang untuk menjaga hidrasi tubuh agar fungsi tubuh dapat bekerja dengan baik.

Selain manfaat menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, kecukupan asupan air juga berdampak positif pada proses pembakaran lemak. Dengan tubuh yang terhidrasi dengan baik, proses pembakaran lemak dapat berjalan optimal, yang pada akhirnya dapat berkontribusi pada penurunan berat badan secara bertahap.

Source: Freepik

5.   Perbanyak Konsumsi Serat

Diet untuk menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan memperbanyak konsumsi serat. Makanan berserat tinggi dapat membantu menyerap gizi lebih baik dan memperlambat proses pencernaan sehingga perut tidak cepat kosong.

Berikut beberapa sumber makanan yang bisa menurunkan berat badan:

  • Buah-buahan.
  • Sayuran.
  • Sereal dari bahan gandum.
  • Biji dan kacang-kacangan.
Source: Freepik

6.   Seimbangkan dengan Buah dan Sayur

Mengingat kandungan seratnya yang tinggi, buah-buahan dan sayuran menjadi menu penting dalam diet untuk menurunkan berat badan. Konsumsi buah dan sayur pun dapat menjadi penyeimbang dalam diet. Hal ini dikarenakan konsumsi buah dan sayuran cenderung lebih mengenyangkan dan tidak memiliki jumlah kalori yang tinggi jika dibandingkan dengan nasi, tepung, dan daging.

7.   Buat Catatan Diet

Hal penting yang tidak boleh dilewatkan dalam aktivitas diet untuk menurunkan berat badan adalah membuat catatan diet. Seperti buku harian, tulislah apa saja yang dikonsumsi setiap harinya untuk mengawasi progres penurunan berat badan.

  • Hindari Stress Eating

Tenangkan pikiran saat menjalani program diet untuk menurunkan berat badan. Kerap kali, individu yang menjalani diet merasa frustasi apabila hasil tidak sesuai dengan harapan. Untuk itu, hindari kebiasan stress eating agar program diet dapat berjalan dengan sukses.

Pilih menu diet yang tidak membosankan dan sesuai selera Anda. Carilah makanan yang cocok dengan lidah Anda agar proses penurunan berat badan tidak menjadi suatu beban. Dengan begitu, perasaan frustasi atau stres di tengah program diet dapat dihindari

  • Dampingi dengan Olahraga

Mengatur pola makan saja tidak cukup untuk mencapai berat badan ideal. Dampingi diet sehat dengan olahraga rutin agar dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Dalam hal ini, aktivitas fisik berat tidak dianjurkan karena dapat membuat kadar gula tidak stabil. Seseorang yang tengah menjalani program diet lebih dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki selama 30 menit setiap hari secara rutin.

  • Atur Waktu Tidur yang Baik

Salah satu faktor yang dapat memicu kenaikan berat badan adalah tidak memperoleh waktu tidur yang cukup dan berkualitas. Maka dari itu, saatnya mengubah kebiasaan buruk ini untuk mendukung keberhasilan diet. Kualitas tidur yang baik dapat mengatur nafsu makan seseorang.

Memiliki kualitas tidur yang baik akan membuat neurotransmitter (pembawa pesan otak) bernama ghrelin dan leptin lebih terkendali dalam memberikan sinyal asupan kalori dalam tubuh. Apabila seseorang memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas, kadar kedua neurotransmitter ini pun akan seimbang sehingga dapat mengurangi bahkan menghilangkan keinginan untuk makan di malam hari.

Artikel ini bersumber dari siloamhospitals.com

Download artikel tentang “ Tips Diet untuk Menurunkan Berat Badan yang Aman & Sehat “


[Marketing Communication LGI]

]]>
Kenali Faktor Risiko Hipertensi Sejak Dini https://www.lgi.co.id/kenali-faktor-risiko-hipertensi-sejak-dini/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kenali-faktor-risiko-hipertensi-sejak-dini Wed, 08 Apr 2026 02:20:44 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=24963

[Marketing Communication LGI]

]]>
Driving Closer Alignment with Hanwha https://www.lgi.co.id/driving-closer-alignment-with-hanwha/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=driving-closer-alignment-with-hanwha Thu, 19 Mar 2026 12:21:00 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=24912 Seoul, March 19–22, 2026 — Board of Management (BOM) conducted an official business visit to HGI, Seoul. As part of its ongoing effort to strengthen strategic alignment with Hanwha General Insurance (HGI).

The visit was designed as a comprehensive program combining executive-level discussions, corporate visits, and cultural engagement—reflecting LGI’s commitment to deepen collaboration within the Hanwha ecosystem.

The program commenced on March 19, 2026, with the arrival of the LGI delegation in Seoul. The first day included an introductory visit to Hanwha Memorial Hall, offering insights into Hanwha Group’s legacy, values, and long-term business evolution. This initial agenda set the foundation for a deeper understanding of the Group’s philosophy and strategic direction.

On March 20, 2026, LGI’s leadership attended the main corporate agenda with a visit to Hanwha General Insurance Headquarters, where they were received for a leadership meeting with Mr. Chae Beom Na, CEO of HGI.

During this session, LGI’s BOM engaged in strategic discussions covering HGI’s long-term business direction, innovation priorities, and market positioning. The dialogue explored opportunities for synergy in product development and risk management, as well as HGI’s approach to health insurance, including wellness-driven initiatives and potential collaboration in talent development and exchange programs.

The engagement was further strengthened through a dedicated tea time session, allowing both leadership teams to exchange perspectives in a more open and collaborative setting. This interaction went beyond formal discussion—building trust, alignment, and a shared understanding of future opportunities.

Following the HQ visit, the delegation continued with a series of curated visits, including 63 Building, and the National Museum of Korea, providing both cultural exposure and broader context on Korea’s economic and social landscape. The day concluded with a formal dinner, reinforcing relationships among participants.

On March 21, 2026, LGI representatives attended the Hanwha Insurance Festival 2026 – Rising Together at KINTEX Exhibition Hall, Goyang—a key highlight of the entire program. The event brought together leaders and participants in a large-scale setting that emphasized unity, collaboration, and shared growth. Members of BOM were invited as distinguished participants, underscoring their strategic role within the broader Hanwha ecosystem.

Throughout the program, the delegation also engaged in both structured and informal interactions, including group meals and networking, which played a significant role in strengthening interpersonal connections and fostering cross-cultural understanding.

“This visit marks an important step in strengthening our collaboration with Hanwha,” said Bapak Agus Benjamin. “Through direct engagement and shared experiences, we are able to align more closely on strategy, enhance our capabilities, and unlock new opportunities for sustainable growth.”

The visit concluded on March 22, 2026, marking the end of a comprehensive and impactful journey. LGI returned with enriched insights, stronger strategic alignment, and renewed commitment to advancing its partnership with Hanwha General Insurance.

The outcomes of this visit are expected to contribute to LGI’s ongoing efforts to strengthen its capabilities, expand strategic collaboration, and enhance its position within Indonesia’s insurance industry. With strengthened  commitment and shared vision, LGI continues to move forward in partnership with Hanwha General Insurance—embracing the spirit of growing and succeeding together.


[Marketing Communication LGI]

]]>