What’s On – LGI https://www.lgi.co.id a company of Hanwha Fri, 25 Sep 2026 08:31:18 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.4.14 https://www.lgi.co.id/uploads/2020/07/loogo512x512-150x150.jpg What’s On – LGI https://www.lgi.co.id 32 32 GERD: Kenali dan Kendalikan https://www.lgi.co.id/gerd-kenali-dan-kendalikan/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=gerd-kenali-dan-kendalikan Fri, 25 Sep 2026 08:31:18 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25413

[Marketing Communication LGI]

]]>
Gejala Maag Kronis yang Perlu Diwaspadai, Apa Saja? https://www.lgi.co.id/gejala-maag-kronis-yang-perlu-diwaspadai-apa-saja/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=gejala-maag-kronis-yang-perlu-diwaspadai-apa-saja Tue, 22 Sep 2026 02:03:59 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25407

Maag kronis adalah peradangan lapisan dinding lambung yang terjadi dalam jangka waktu yang lama, biasanya lebih dari 6 bulan. Kondisi ini umumnya disertai oleh berbagai gejala, seperti sakit pada perut (paling sering di bagian atas dan ulu hati), mual dan muntah, hingga penurunan nafsu makan. Untuk mengenal apa saja gejala maag kronis selengkapnya, mari simak artikel berikut ini sampai tuntas.

Berbagai Gejala Maag Kronis yang Perlu Diwaspadai
Dalam dunia medis, maag disebut juga sebagai gastritis. Terdapat sejumlah faktor yang bisa menyebabkan terjadinya gastritis, seperti infeksi bakteri Helicobacter pylori, konsumsi obat golongan antiinflamasi nonsteroid (OAINS) dalam jangka panjang, hingga reaksi autoimun. Jika terjadi dalam jangka waktu lama, gastritis kerap disertai dengan berbagai gejala kronis. Berikut adalah uraian lengkapnya.

1.  Sakit pada Perut Bagian Atas
Gejala maag kronis yang pertama adalah nyeri pada perut bagian atas serta ulu hati. Hal ini dapat terjadi karena adanya peradangan pada organ lambung yang terletak pada perut bagian atas. Jika sudah kronis, nyeri perut biasanya bertahan cukup lama dan tidak mudah hilang dengan sendirinya.

2.  Mual dan Muntah
Tanda maag kronis berikutnya adalah mual dan muntah. Hal ini dapat berhubungan dengan makanan yang dikonsumsi oleh penderita maag kronis, misalnya ketika mengonsumsi makanan-makanan pedas atau gorengan.

3.  Perut Kembung
Perut kembung juga bisa muncul sebagai salah satu gejala maag kronis. Gejala ini disebabkan karena adanya peradangan dan iritasi yang terjadi pada lapisan dalam lambung. Lalu, kembung juga dapat terjadi apabila mengonsumsi makanan-makanan yang memicu produksi gas, misalnya bawang dan susu.

4.  Mudah Kenyang saat Makan
Gejala maag kronis berikutnya adalah merasa mudah kenyang saat makan. Peradangan dan iritasi pada lapisan lambung dapat memengaruhi proses pencernaan, sehingga makanan lebih lambat dicerna. Hal ini kerap membuat penderitanya merasa begah dan lebih cepat kenyang saat makan, meskipun jumlah makanan yang masuk masih sedikit.

5.   Sering Bersendawa
Karena adanya gas yang menumpuk di dalam perut, maag juga kerap menyebabkan penderitanya lebih sering bersendawa. Sebab, saat bersendawa, gas dan udara yang ada di dalam saluran pencernaan akan keluar sedikit demi sedikit sehingga bisa membantu meringankan sensasi tidak nyaman di perut. Sendawa akibat maag kronis umumnya terjadi beberapa kali dalam sehari.

6.    Penurunan Nafsu Makan
Penurunan nafsu makan juga menjadi salah satu gejala maag kronis yang kerap terjadi. Pada dasarnya, gejala ini berkaitan dengan perut kembung dan mudah merasa kenyang saat makan. Penurunan nafsu makan akibat maag kronis biasanya terjadi karena adanya sensasi tidak nyaman pada perut di saat maupun setelah makan. Selain itu, berkurangnya nafsu makan akibat maag kronis juga bisa berdampak pada penurunan berat badan.

Pencegahan Gejala Maag Kronis
Agar terhindar dari risiko munculnya gejala maag kronis, penting untuk menerapkan pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Dalam hal ini, terdapat beberapa pola hidup yang bisa diterapkan sebagai langkah pencegahan gejala maag kronis, di antaranya sebagai berikut:

  • Membatasi asupan makanan pedas, berlemak tinggi, dan makanan yang mengandung gas.
  • Membatasi asupan makanan atau minuman yang mengandung kafein.
  • Menghindari konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
  • Tidak langsung berbaring setelah makan.
  • Mengelola stres sebaik mungkin.
  • Berhenti merokok.

Artikel ini bersumber dari siloamhospitals.com

Download artikel tentang “Gejala Maag Kronis yang Perlu Diwaspadai, Apa Saja?“


[Marketing Communication LGI]

]]>
A Stronger Rating. A Stronger LGI. https://www.lgi.co.id/a-stronger-rating-a-stronger-lgi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=a-stronger-rating-a-stronger-lgi Thu, 10 Sep 2026 07:04:37 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25380 Fitch Ratings has upgraded PT Lippo General Insurance Tbk’s National Insurer Financial Strength Rating to ‘AAA(idn)’ from ‘AA+(idn)’, with a Stable Outlook.

The upgrade reflects LGI’s strong financial profile and its exceptionally strong capacity to meet policyholder obligations relative to other insurers in Indonesia.

Reaching ‘AAA(idn)’ — the highest level on Fitch’s national rating scale — marks another important step in LGI’s journey of building greater financial strength, resilience, and long-term trust.

As part of Hanwha Finance, we continue to move forward with a clear commitment: to grow stronger, serve better, and protect what matters.

Stronger today. Ready for what’s next.


[Marketing Communication LGI]

]]>
Waspada Abu Vulkanik: Langkah Sederhana Melindungi Diri Anda https://www.lgi.co.id/waspada-abu-vulkanik-langkah-sederhana-melindungi-diri-anda/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=waspada-abu-vulkanik-langkah-sederhana-melindungi-diri-anda Tue, 08 Sep 2026 09:03:44 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25365

[Marketing Communication LGI]

]]>
CEDERA SARAF TULANG BELAKANG, BAGAIMANA PENGOBATANNYA? https://www.lgi.co.id/cedera-saraf-tulang-belakang-bagaimana-pengobatannya/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=cedera-saraf-tulang-belakang-bagaimana-pengobatannya Tue, 01 Sep 2026 06:55:49 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25339

Cedera saraf tulang belakang atau Spinal Cord Injury (SCI) adalah kondisi kesehatan yang serius dan mengganggu kehidupan. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan 250.000 – 500.000 orang menderita cedera ini setiap tahun di seluruh dunia. Sebagian besar kasus cedera saraf ini terjadi karena penyebab yang sebenarnya dapat dicegah, seperti kekerasan di jalan raya, terjatuh, kekerasan, aktivitas olahraga yang berlebihan, atau penyakit lain.

Mengenal Cedera Saraf Tulang Belakang

Tiap manusia memiliki tulang belakang yang dilengkapi dengan saraf. Kumpulan saraf ini kerap disebut sebagai sumsum tulang belakang yang ibarat kabel penghubung otak dengan punggung bagian bawah, dan bagian tubuh lainnya. Saraf merupakan sel yang membawa pesan gerakan dan perasaan dari otak ke seluruh tubuh dan dari tubuh kembali ke otak.

Saraf tulang belakang mengontrol:

  • Pergerakan otot
  • Fungsi tubuh, seperti bernapas dan berkemih
  • Perasaan (sensasi) seperti panas, dingin, getaran, dan sentuhan
  • Kesadaran akan posisi dan gerakan tubuh

Ketika terjadi cedera saraf tulang belakang, kehidupan orang bisa jadi berubah drastis karena cara tubuh bergerak, merasakan, dan berfungsi pada umumnya pun berubah. Orang tersebut bisa jadi lumpuh atau sebagian anggota tubuhnya tak bisa lagi berfungsi seperti sebelumnya.

Setelah seseorang mengalami cedera, dokter tidak selalu dapat mengetahui bagaimana kondisi orang tersebut dalam jangka panjang. Pemulihan bisa berjalan hingga lebih dari dua tahun setelah cedera. Orang yang mengalami cedera saraf tulang belakang memerlukan perawatan medis secara intensif dan berkelanjutan agar dapat pulih.

Cedera saraf tulang belakang biasanya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu lengkap (complete) dan tidak lengkap (incomplete). Pada cedera lengkap, tidak ada sinyal antara otak dengan titik di bawah lokasi cedera, sehingga tidak ada sensasi dan gerakan aktif maupun gerakan refleks. Gangguan terjadi di kedua sisi tubuh. Adapun orang dengan cedera tidak lengkap mungkin dapat lebih menggerakkan satu anggota tubuh daripada yang lain, dapat merasakan bagian tubuh yang tidak dapat digerakkan, atau satu sisi tubuhnya lebih berfungsi dari pada yang lain.

Gejala Cedera Saraf Tulang Belakang

Cedera tulang belakang dapat menyebabkan satu atau lebih tanda dan gejala berikut:

  • Kehilangan gerakan/kelumpuhan
  • Kehilangan kemampuan untuk merasakan panas, dingin, dan sentuhan
  • Kehilangan kontrol usus atau kandung kemih
  • Aktivitas refleks yang berlebihan atau kejang
  • Perubahan fungsi seksual, sensitivitas seksual dan kesuburan
  • Rasa sakit atau sensasi menyengat yang disebabkan oleh kerusakan pada serabut saraf di sumsum tulang belakang
  • Kesulitan bernapas, batuekstirmk, atau mengeluarkan lendir dari paru-paru
  • Nyeri punggung yang ekstrem atau tekanan di leher, kepala atau punggung
  • Mati rasa, kesemutan, atau hilangnya sensasi di tangan, jari tangan, kaki atau jari kaki
  • Posisi leher atau punggung aneh atau bengkok

Penyebab Cedera Saraf Tulang Belakang

Cedera saraf tulang belakang dapat terjadi akibat kerusakan pada tulang belakang, ligamen, bantalan tulang belakang, atau sumsum tulang belakang itu sendiri. Penyebab kerusakan itu antara lain pukulan atau benturan tiba-tiba pada tulang belakang yang membuatnya patah, terkilir, remuk, atau tertekan satu sama lain. Pemicu lainnya adalah luka tembak atau pisau yang menembus dan memotong saraf tulang belakang.

Cedera tambahan bisa terjadi dalam hitungan hari atau pekan karena perdarahan, pembengkakan, peradangan, dan akumulasi cairan di dalam dan sekitar sumsum tulang belakang. Selain itu, ada penyebab cedera non-traumatis, seperti artritis, kanker, infeksi, atau degenerasi bantalan tulang belakang.

Diagnosis Cedera Saraf Tulang Belakang

Untuk mendiagnosis cedera saraf tulang belakang, dokter akan mengecek gerakan atau sensasi di sekitar titik cedera, termasuk napas dan respons pasien. Adapun tes medis untuk memeriksa cedera ini antara lain:

  • Sinar-X menunjukkan gambar dua dimensi sebagian besar bagian tubuh, seperti sendi atau sistem organ utama. Retakan atau ketidakselarasan pada tulang belakang dapat segera terlihat dengan pemeriksaan ini.
  • Computerized Tomography (CT) scan memberikan gambaran dua dimensi yang cepat dan jelas tentang organ, tulang, dan jaringan. CT dapat mendeteksi patah tulang, perdarahan, dan penyempitan kanal tulang belakang.
  • Magnetic Resonance Imaging (MRI) menghasilkan gambar tiga dimensi rinci dari struktur tubuh, termasuk jaringan, organ, tulang, dan saraf. Hasil tes ini dapat menunjukkan trauma otak dan tulang belakang akibat cedera.

Perawatan Cedera Saraf Tulang Belakang

Perawatan untuk cedera saraf tulang belakang bergantung pada otot, sensasi, dan fungsi yang terpengaruh. Perawatan yang utama meliputi:

  • Pemberian obat-obatan
  • Bantuan pernapasan
  • Penggunaan kateter untuk membantu membuang air kecil
  • Operasi tulang belakang

Pasien juga perlu perawatan jangka panjang untuk menghadapi perubahan hidup yang dialami. Perawatan rehabilitasi in termasuk belajar menggunakan kursi roda atau kruk, melatih kekuatan otot tubuh, mengatasi perasaan frustrasi, takut, sedih, atau marah.

Pencegahan Cedera Saraf Tulang Belakang

Sebagian besar penyebab cedera saraf tulang belakang dapat dicegah. Contohnya:

  • Berkendara dengan aman. Tabrakan mobil adalah salah satu penyebab paling umum cedera saraf tulang belakang. Kenakan sabuk pengaman setiap kali Anda berada di dalam mobil. Bila capek, sebaiknya menepi dan beristirahat dulu.
  • Bagi anak-anak, pastikan menggunakan kursi pengaman anak yang sesuai dengan usia dan berat badan di mobil. Anak-anak di bawah usia 12 tahun sebaiknya duduk di kursi belakang untuk menghindari cedera akibat keluarnya kantong udara di kursi depan
  • Mencegah jatuh. Misalnya dengan berpegangan ketika naik-turun tangga, menggunakan keset anti-selip di kamar mandi, dan berhati-hati saat mengenakan sepatu hak tinggi.
  • Waspada saat selalu kenakan perlengkapan keselamatan yang direkomendasikan dan hindari gerakan yang berpotensi menimbulkan cedera.

Kapan Harus ke Dokter

Siapa pun yang mengalami kejadian traumatis pada kepala atau leher, misalnya terbentur atau terjatuh, memerlukan pemeriksaan medis segera untuk mengecek apakah terjadi cedera saraf tulang belakang. Faktanya, tindakan yang paling aman adalah berasumsi terjadi cedera tulang belakang sampai terbukti sebaliknya karena cedera serius tidak selalu langsung terlihat. Bila tak diketahui, cedera bisa menjadi lebih parah. Selain itu, mati rasa atau kelumpuhan bisa terjadi secara bertahap. Jarak waktu antara cedera dan perawatan juga menentukan peluang pemulihan pasien cedera tulang belakang.

Narasumber
dr. Hendra Hermanto, Sp. OT

Download artikel tentang “CEDERA SARAF TULANG BELAKANG, BAGAIMANA PENGOBATANNYA?“


[Marketing Communication LGI]

]]>
Jaga Pergelangan Tangan Saat Bekerja https://www.lgi.co.id/jaga-pergelangan-tangan-saat-bekerja/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=jaga-pergelangan-tangan-saat-bekerja Mon, 24 Aug 2026 09:17:52 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25321

[Marketing Communication LGI]

]]>
LGI Reports Record First-Half 2026 Results Renews AM Best A–Rating https://www.lgi.co.id/lgi-reports-record-first-half-2026-results-renews-am-best-a-rating/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lgi-reports-record-first-half-2026-results-renews-am-best-a-rating Thu, 20 Aug 2026 01:10:05 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25310 Jakarta, Indonesia – August 2026 – PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) delivered another strong financial performance in the first half of 2026, building on its record-breaking results in 2025. Despite a challenging macroeconomic environment, the Company achieved record first-half revenue and profit and remains on track for another record year.

The year 2026 marks the first full year under Hanwha General Insurance’s majority ownership. LGI joined the Hanwha Group through Hanwha Life Indonesia in 2023, with the majority shareholding subsequently transferred to Hanwha General Insurance to maximize synergies across the Group’s general insurance business.

2026 First Half Financial Highlights (as of June 2026)

Compared with the first half of 2025, revenue increased 17.5% (IFRS 4) and 33.9% (IFRS 17), while profit before tax grew 17.0% and 10.2%, respectively. Equity also strengthened under both IFRS 4 and IFRS 17, reaching IDR 1.09 trillion and IDR 1.12 trillion, respectively, further supporting LGI’s future growth.

“Our record performance in 2025 has continued into 2026 despite a challenging operating environment,” said Agus Benjamin, President Director of LGI. “With the support of Hanwha General Insurance, disciplined underwriting, and a strong financial statement, we remain confident of delivering another record year.”

LGI further strengthened its global standing with the renewal of its AM Best Financial Strength Rating of A– (Excellent) on 19 August 2026. The rating reaffirms the Company’s strong financial statement, disciplined risk management, and ability to meet its ongoing policyholder obligations.

Looking ahead, LGI will continue to focus on profitable growth, digital transformation, and customer-centric innovation while leveraging Hanwha’s global expertise to become one of Indonesia’s leading general insurers.


[Marketing Communication LGI]

]]>
PT Lippo General Insurance Tbk Raih Penghargaan pada Investortrust Best Insurance 2026 https://www.lgi.co.id/pt-lippo-general-insurance-tbk-raih-penghargaan-pada-investortrust-best-insurance-2026/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pt-lippo-general-insurance-tbk-raih-penghargaan-pada-investortrust-best-insurance-2026 Thu, 30 Jul 2026 01:43:00 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25277 Jakarta, 30 Juli 2026 – PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan pada ajang Investortrust Best Insurance 2026 untuk kategori Asuransi Umum dengan Aset Rp2–5 Triliun.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja perusahaan dalam industri asuransi umum sekaligus menjadi pengakuan atas upaya LGI dalam menghadirkan solusi perlindungan yang relevan bagi masyarakat Indonesia. Investortrust Best Insurance merupakan ajang apresiasi yang memberikan penghargaan kepada perusahaan asuransi berdasarkan penilaian atas berbagai aspek kinerja dan tata kelola perusahaan.

Bagi LGI, penghargaan ini bukan sekadar sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kepercayaan merupakan fondasi utama dalam setiap langkah perusahaan.

“Di balik setiap penghargaan, ada kepercayaan yang harus terus dijaga. Itulah yang menjadi fokus kami, hari ini dan seterusnya.”

Agus Benjamin, CEO, bersyukur LGI didukung oleh team yg memiliki komitmen tinggi untuk mencapai hasil terbaik.

Ke depan, LGI akan terus memperkuat perannya sebagai mitra perlindungan yang tepercaya melalui layanan yang relevan, tata kelola yang baik, dan semangat untuk terus memberikan nilai bagi nasabah, mitra bisnis, serta seluruh pemangku kepentingan.


[Marketing Communication LGI]

]]>
PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) menerima penghargaan Joint Venture General Insurances dalam ajang Market Leaders 2026 dari Media Asuransi. https://www.lgi.co.id/pt-lippo-general-insurance-tbk-lgi-menerima-penghargaan-joint-venture-general-insurances-dalam-ajang-market-leaders-2026-dari-media-asuransi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pt-lippo-general-insurance-tbk-lgi-menerima-penghargaan-joint-venture-general-insurances-dalam-ajang-market-leaders-2026-dari-media-asuransi Fri, 24 Jul 2026 06:28:25 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25248 Jakarta, 21 Juli 2026 – LGI menerima penghargaan Joint Venture General Insurances Market Leaders Award 2026 yang diselenggarakan oleh Media Asuransi.

Penghargaan ini menjadi wujud apresiasi atas komitmen LGI dalam menghadirkan perlindungan yang tepercaya, memberikan nilai bagi nasabah dan mitra bisnis, serta terus meningkatkan kualitas layanan di tengah perkembangan industri asuransi.


[Marketing Communication LGI]

]]>
MID-YEAR ENERGIZER: REVIEW, REFOCUS, DAN REIGNITE https://www.lgi.co.id/mid-year-energizer-review-refocus-dan-reignite/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=mid-year-energizer-review-refocus-dan-reignite Thu, 23 Jul 2026 08:00:00 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25268 Tangerang, 23 Juli 2026 – PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) berkomitmen menjaga motivasi dan fokus strategis dengan menyelenggarakan live podcast “Mid Year Energizer: Review, Refocus, dan Reignite” yang menghadirkan Bapak Agus Benjamin (Presiden Direktur LGI) sebagai narasumber, serta Bagus sebagai Host.

Pernahkah Anda menyadari bahwa di pertengahan tahun, rasa jenuh atau mid-year slump sering kali menghampiri?

Sikap menghadapi mid-year slump bukanlah sebagai kemunduran, melainkan sebagai mid-year retreat—sebuah momen kalibrasi untuk mengevaluasi pencapaian kita. Dalam merepresentasikan enam bulan pertama ini, Bapak Agus Benjamin menyoroti tiga kata utama: Polusi, Blessing, dan Hope. Di tengah industri asuransi yang penuh tantangan atau “polusi”, LGI justru mendapatkan blessing dengan pencapaian revenue 2,5 Triliun di semester pertama tahun ini. Pencapaian solid inilah yang pada akhirnya melahirkan sebuah hope yang nyata untuk kembali memecahkan rekor perusahaan di akhir tahun.

Seperti ditegaskan Bapak Agus Benjamin, agar kita dapat terus berjalan selaras dan mencapai target perusahaan, ada beberapa pilar utama pola pikir yang ditekankan dalam sesi ini:

  • Ekspektasi Sebagai Kompas: Jangan jadikan ekspektasi sebagai tujuan akhir (final destination) yang membebani. Ekspektasi harus berfungsi sebagai kompas yang mendorong kita untuk berpikir kreatif dan tetap menikmati perjalanannya (enjoy the journey).
  • Berdamai dengan Diri Sendiri: Saat menghadapi tantangan, mulailah dengan berdamai pada diri sendiri. Ini adalah langkah awal untuk berpikir jernih, mengontrol diri, dan memancarkan aura positif ke lingkungan sekitar.
  • Momentum dan Nyali (Guts): Dalam bisnis, usaha yang keras harus dipadukan dengan kejelian melihat momentum. Momentum yang dieksekusi dengan nyali yang terkalkulasi akan menciptakan langkah adaptasi dan keberhasilan (quick win) yang beruntun.
  • “Bekerja Benar Itu Harus, Bekerja Bagus Itu Bonus”: Bekerja dengan benar secara teknis dan operasional adalah sebuah keharusan. Jika kita bekerja dengan tata cara yang benar, maka hasil yang bagus secara otomatis akan menjadi bonus yang mengikuti. Proses yang benar inilah yang memungkinkan sebuah kesuksesan untuk diduplikasi secara konsisten.

Bagi rekan-rekan LGI, momentum pencapaian positif paruh pertama ini adalah pelindung sekaligus alat pacu semangat kita. Selalu ingat pesan penutup beliau bahwa “Momentum doesn’t come at anytime”.

Kekompakan dan motivasi positif kita tidak hanya mencegah mid-year slump, tetapi juga mengukuhkan kesiapan LGI untuk memecahkan rekor di akhir tahun. Semoga rangkuman sharing ini menyamakan langkah seluruh tim agar semakin tangkas menghadirkan hasil yang melampaui target.


[Marketing Communication LGI]

]]>