General Corner – LGI https://www.lgi.co.id a company of Hanwha Fri, 24 Apr 2026 03:22:45 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.4.14 https://www.lgi.co.id/uploads/2020/07/loogo512x512-150x150.jpg General Corner – LGI https://www.lgi.co.id 32 32 PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) meraih penghargaan Best CEO Award 2026 oleh Media Asuransi https://www.lgi.co.id/pt-lippo-general-insurance-tbk-lgi-meraih-penghargaan-best-ceo-award-2026-oleh-media-asuransi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pt-lippo-general-insurance-tbk-lgi-meraih-penghargaan-best-ceo-award-2026-oleh-media-asuransi Tue, 21 Apr 2026 03:20:00 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=25033 Jakarta, April 21 2026 – PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) dengan bangga mengumumkan bahwa CEO kami, Agus Benjamin, telah menerima Penghargaan CEO Terbaik 2026 dalam kategori Asuransi Umum (Ekuitas Rp500 miliar–Rp1 triliun) dari Media Asuransi 🏆

Pengakuan ini mencerminkan kepemimpinannya yang kuat dalam mendorong kinerja yang berkelanjutan melalui pertumbuhan yang konsisten, modal yang kokoh, manajemen risiko yang disiplin, dan strategi yang terfokus.

Lebih dari sekadar sebuah pencapaian, hal ini semakin memperkuat komitmen kami terhadap “Live Safely, Grow Together, and Inspire Beyond” memberikan perlindungan yang dapat diandalkan bagi semua orang.

Terima kasih kepada para pelanggan, mitra, dan tim kami atas kepercayaan dan dukungan yang berkelanjutan.


[Marketing Communication LGI]

]]>
LGI Raih Peringkat “A– (Excellent)” dari AM Best https://www.lgi.co.id/lgi-raih-peringkat-a-excellent-dari-am-best/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lgi-raih-peringkat-a-excellent-dari-am-best Fri, 31 Oct 2025 01:15:57 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=24427 Tangerang, 24 Oktober 2025 — PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) dengan bangga mengumumkan pencapaian terbaru setelah menerima penilaian Financial Strength Rating A– (Excellent), Long-Term Issuer Credit Rating “a–” (Excellent), serta Indonesia National Scale Rating (NSR) aaa.ID (Exceptional) dari lembaga pemeringkat global terkemuka, AM Best.

Seluruh peringkat tersebut disertai prospek stabil, menegaskan kekuatan fundamental LGI dari sisi keuangan, tata kelola risiko, serta kinerja operasional yang solid dan konsisten.

Pencapaian ini menempatkan LGI sebagai perusahaan asuransi di Indonesia yang diakui secara internasional atas integritas keuangan, ketangguhan operasional, dan reputasi merek yang terpercaya. Didukung oleh kekuatan strategis Hanwha Life Insurance Co., Ltd. dan Hanwha General Insurance Co., Ltd., LGI terus menunjukkan stabilitas dan ketangguhan dalam menghadapi dinamika industri asuransi nasional.

AM Best menilai LGI memiliki kapitalisasi berbasis risiko yang sangat kuat, strategi investasi yang konservatif namun efektif, serta profitabilitas yang stabil, dengan rata-rata Return on Equity (ROE) lima tahun sebesar 8%.

“Pencapaian ini bukan sekadar peringkat, tetapi bukti nyata komitmen LGI untuk terus mengembangkan Corporate Value, Excellence, dan Innovation,” ujar Agus Benjamin, CEO dari PT Lippo General Insurance Tbk. “Sebagai bagian dari Hanwha Insurance Group, kami terpanggil untuk terus meningkatkan standar industri dan menjadi benchmark”.

Melalui pengakuan ini, LGI semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan asuransi yang tangguh, modern, dan siap menghadapi masa depan, dengan tekad untuk terus memberikan nilai dan perlindungan terbaik bagi pelanggan dan mitra di seluruh Indonesia.


[Marketing Communication LGI]

]]>
Penanganan Banjir pada Kendaraan Bermotor dan Bangunan:Strategi Pencegahan & Mitigasi https://www.lgi.co.id/penanganan-banjir-pada-kendaraan-bermotor-dan-bangunanstrategi-pencegahan-mitigasi/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=penanganan-banjir-pada-kendaraan-bermotor-dan-bangunanstrategi-pencegahan-mitigasi Wed, 01 Oct 2025 09:08:45 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=24354

Download artikel tentang “Penanganan Banjir pada Kendaraan Bermotor dan Bangunan:Strategi Pencegahan & Mitigasi


[Marketing Communication LGI]

]]>
LGI Resmi Raih Peringkat ‘AA+(idn)’ dari Fitch Ratings. https://www.lgi.co.id/lgi-resmi-raih-peringkat-aaidn-dari-fitch-ratings/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lgi-resmi-raih-peringkat-aaidn-dari-fitch-ratings Thu, 25 Sep 2025 07:06:56 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=24334 PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) resmi mendapatkan peringkat ‘AA+(idn)’ dari Fitch Ratings Indonesia pada September 2025, dengan outlook stabil. Peringkat ini mencerminkan kekuatan finansial LGI yang sangat baik, profitabilitas yang terus meningkat, serta permodalan yang solid. LGI juga mencatat rasio Risk-Based Capital (RBC) sebesar 316% per Desember 2024, jauh di atas batas minimum yang ditetapkan regulator.


[Marketing Communication LGI]

]]>
Kenalan dengan APAR: Si Penyelamat di Saat Api Menyala https://www.lgi.co.id/kenalan-dengan-apar-si-penyelamat-di-saat-api-menyala/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=kenalan-dengan-apar-si-penyelamat-di-saat-api-menyala Wed, 03 Sep 2025 03:10:55 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=24273 Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah alat penting untuk memadamkan api pada tahap awal agar kebakaran tidak membesar.

Jenis-Jenis APAR

  1. Air (Water) – Untuk kebakaran kelas A seperti kertas, kayu, dan kain.
  2. Busa (Foam) – Untuk kelas A dan B, termasuk cairan mudah terbakar seperti bensin, solar, minyak tanah, dan alkohol.
  3. Serbuk Kimia Kering (Dry Chemical Powder) – APAR yang serbaguna untuk kelas A, B, dan C, termasuk kebakaran listrik.
  4. CO₂ (Karbon Dioksida) – Cocok untuk kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik dan cairan mudah terbakar, tanpa meninggalkan sisa kotor.

Pemahaman jenis APAR membantu kita memilih alat pemadam yang tepat sesuai sumber kebakaran.


[Marketing Communication LGI]

]]>
Resilient Partnerships, Stronger Synergy: LGI Partner Gathering 2025 https://www.lgi.co.id/resilient-partnerships-stronger-synergy-lgi-partner-gathering-2025/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=resilient-partnerships-stronger-synergy-lgi-partner-gathering-2025 Wed, 16 Jul 2025 01:45:00 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=24215 Jakarta, 16 Juli 2025 – Dalam semangat kolaborasi yang semakin erat, PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) kembali menggelar Provider Gathering tahunan yang dihadiri oleh mitra strategis dari rumah sakit, klinik, optik, dan Third Party Administrator (TPA) se-Jabodetabek.

Dengan tema “Resilient Partnerships, Stronger Synergy,” acara ini menjadi ruang apresiasi sekaligus penguatan sinergi antara LGI dan para penyedia layanan kesehatan demi menciptakan pengalaman yang lebih baik bagi peserta asuransi.

Kolaborasi untuk Layanan yang Lebih Optimal.

Dalam sambutannya, Bapak Gilbert D. Naibaho, Direktur LGI, menegaskan pentingnya meningkatkan hubungan kerjasama menjadi lebih tangguh dan adaptif untuk kesehatan masyarakat Indonesia.

“Hubungan ini bukan sekadar soal proses klaim dan tagihan, tetapi tentang memastikan kenyamanan dan keamanan peserta di setiap langkah layanan kesehatan mereka,” ujar beliau.

Sesi utama disampaikan oleh dr. Nadia SylvanoSenior Officer Provider & TPA Management LGI, yang memaparkan berbagai pembaruan layanan LGI, termasuk:

  • Perkembangan terbaru LGI, yang kini telah bergabung dengan Hanwha Group sebagai bagian dari langkah strategis pertumbuhan;
  • Kolaborasi LGI dengan Third Party Administrator (TPA) dalam proses penjaminan, namun tetap mempertahankan skema direct partnership di mana pembayaran dilakukan langsung oleh LGI;
  • Sosialisasi platform eBenefit sebagai fitur yang disediakan untuk mendukung kemudahan administrasi dan pemantauan bagi para mitra. Dengan demonstrasi langsung, peserta mendapat pemahaman lebih mendalam dan praktis untuk implementasi harian.

LGI juga memperkenalkan dua platform digital inovatif dengan menghadirkan booth MyGo+ & MyPro+:

  • MyGo+ – aplikasi telematik yang mendorong gaya berkendara aman dan bertanggung jawab, dengan reward poin yang bisa ditukar voucher
  • MyPro+ – portal online untuk membeli dan mengelola polis asuransi (kesehatan, kendaraan, rumah, perjalanan) secara mandiri di mypro.co.id

Peserta yang mengunduh MyGo+ di lokasi juga bisa mencoba keberuntungannya lewat Wheel of Fortune dan mendapatkan merchandise LGI.

Acara ini membangun semangat kolaborasi yang lebih erat — bukan hanya forum formal, tapi wadah memperkuat hubungan kerjasama, berbagi insight, dan menyamakan langkah dalam menciptakan ekosistem layanan asuransi kesehatan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Terima kasih atas kehadiran dan kolaborasi semua mitra.
Mari terus melangkah bersama — lebih jauh, lebih kuat, dan lebih berdampak.


[Marketing Communication LGI]

]]>
Gempa Megathrust: Memahami Ancaman dan Strategi Mitigasi di Indonesia https://www.lgi.co.id/gempa-megathrust-memahami-ancaman-dan-strategi-mitigasi-di-indonesia/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=gempa-megathrust-memahami-ancaman-dan-strategi-mitigasi-di-indonesia Mon, 23 Jun 2025 04:13:55 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=24158 Gempa megathrust adalah jenis gempa bumi yang terjadi di zona subduksi, di mana lempeng tektonik yang lebih padat (biasanya lempeng samudera) menyusup ke bawah lempeng yang lebih ringan (biasanya lempeng benua). Gempa ini adalah yang terkuat di dunia, dengan magnitudo mencapai 8,0 hingga 9,0. Selain getaran dahsyat, gempa megathrust sering kali memicu tsunami besar yang dapat menghancurkan wilayah pesisir dalam waktu singkat.

LATAR BELAKANG

Zona megathrust adalah wilayah pertemuan lempeng tektonik di mana salah satu lempeng tektonik menyusup (subduksi) ke bawah lempeng lainnya. Zona ini biasanya terletak di batas konvergen lempeng tektonik, seperti antara lempeng samudera dan lempeng benua. Indonesia, yang terletak di atas jalur subduksi aktif, memiliki pengalaman gempa megathrust yang signifikan. Salah satunya adalah Gempa dan Tsunami Aceh pada 26 Desember 2004, dengan magnitudo 9,1–9,3 yang terjadi di zona subduksi lepas pantai barat Sumatra. Peristiwa ini menjadi salah satu gempa megathrust terbesar dalam sejarah modern, menyebabkan tsunami besar yang menghantam lebih dari 14 negara di Samudra Hindia, dengan korban jiwa di Aceh mencapai lebih dari 170.000 orang dan kerusakan infrastruktur besar-besaran. Selanjutnya, Gempa Mentawai pada 25 Oktober 2010, dengan magnitudo 7,7 mengguncang zona subduksi Mentawai di lepas pantai Sumatra Barat. Gempa ini memicu tsunami setinggi 3 meter di beberapa pulau Mentawai, menewaskan lebih dari 400 orang dan memaksa ribuan warga mengungsi. Gempa Bengkulu pada 12 September 2007, dengan magnitudo 8,4, terjadi di zona subduksi lepas pantai Bengkulu dan menyebabkan kerusakan besar di Bengkulu dan Padang, dengan korban jiwa mencapai puluhan serta ribuan bangunan rusak. Sebagai perbandingan.

Tsunami Aceh (Sebelum & Sesudah)

Dari serangkaian peristiwa gempa bumi di atas, terihat Indonesia sangat rawan gempa megathrust karena letak geografisnya yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire), tempat bertemunya beberapa lempeng tektonik aktif yang terus bergerak dan berinteraksi. Berikut adalah alasan utama mengapa Indonesia rentan terhadap gempa megathrust:

  1. Zona Subduksi Aktif

Indonesia berada di zona subduksi yang aktif yaitu pertemuan tiga lempeng tektonik utama, antara lain:

  • Lempeng Indo-Australia: Bergerak ke arah utara, menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.
  • Lempeng Eurasia: Relatif stabil, menopang sebagian besar daratan Indonesia.
  • Lempeng Pasifik: Bergerak ke barat dan berinteraksi dengan Lempeng Indo-Australia dan Eurasia.
Lempeng Tektonik

Interaksi antara lempeng-lempeng ini menciptakan zona subduksi. Beberapa zona subduksi utama di Indonesia yang rawan gempa megathrust adalah:

  • Zona Subduksi Sunda: Dari Sumatra hingga ke Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
  • Zona Subduksi Banda: Di daerah timur Indonesia, di sekitar Kepulauan Maluku dan Banda.

Zona subduksi di sepanjang Samudra Hindia dan Pasifik sering menjadi sumber gempa megathrust besar. Wilayah pesisir Indonesia, terutama Sumatra, Jawa, dan Nusa Tenggara, sangat dekat dengan zona ini, sehingga rentan terhadap dampak langsung gempa dan tsunami.

Zona Subduksi Sunda & Banda

Berdasarkan zona subduksi sunda & banda tersebut, maka wilayah Indonesia yang berpotensi dilanda gempa sebagai berikut:

Source: Buku Pusat Studi Gempa Nasional (PUSGEN) 2017
Wilayah di Indonesia yang berpotensi dilanda Gempa Megathrust
  • Gerakan Lempeng yang Cepat

Lempeng Indo-Australia bergerak dengan kecepatan sekitar 5-7 cm per tahun, salah satu kecepatan gerak lempeng tercepat di dunia. Kecepatan ini meningkatkan akumulasi tekanan di zona subduksi, sehingga potensi pelepasan energi dalam bentuk gempa megathrust menjadi lebih besar.

  • Struktur Geologi yang Kompleks

Selain zona subduksi, Indonesia juga memiliki sesar aktif[6] (fault lines) seperti Sesar Sumatra, Sesar Palu-Koro, dan Sesar Lembang, yang berkontribusi pada aktivitas seismik yang tinggi. Kompleksitas ini menjadikan Indonesia salah satu wilayah dengan aktivitas seismik tertinggi di dunia.

  • Minimnya Kesadaran dan Infrastruktur Tahan Gempa

Banyak wilayah di Indonesia yang belum sepenuhnya menerapkan standar bangunan tahan gempa. Karena itu, kurangnya kesadaran masyarakat dan kesiapan mitigasi bencana juga memperburuk dampak gempa megathrust.

  • Sejarah Kegempaan yang Aktif

Indonesia memiliki sejarah panjang gempa megathrust, termasuk Gempa dan Tsunami Aceh (2004), Gempa Mentawai (2010), dan Gempa Bengkulu (2007). Sejarah ini menunjukkan bahwa zona-zona megathrust di Indonesia sangat aktif.

Gempa megathrust cenderung mengikuti siklus tertentu, di mana tekanan yang terakumulasi di zona subduksi dilepaskan dalam bentuk gempa besar. Siklus ini, meskipun tidak selalu teratur, menunjukkan bahwa gempa megathrust dapat terjadi kembali di wilayah rawan seperti Sumatra dan Jawa.

PROSES TERJADINYA GEMPA MEGATHRUST

Ilustrasi Gempa Megathrust

Gempa megathrust terjadi karena interaksi antara lempeng tektonik di zona subduksi di mana satu lempeng tektonik (biasanya lempeng samudra) bergerak masuk di bawah lempeng lain (biasanya lempeng benua). Proses ini menghasilkan akumulasi energi yang sangat besar di batas antar lempeng. Berikut adalah proses terjadinya gempa megathrust :

  1. Tumbukan Lempeng Tektonik

Di zona subduksi, lempeng samudra yang lebih padat dan dingin bergerak ke bawah (subduksi) di bawah lempeng benua yang lebih ringan dan kaku. Gerakan ini terjadi secara perlahan, namun tidak selalu mulus, sehingga menghasilkan penumpukan energi dalam bentuk stres atau tekanan.

  • Penguncian Lempeng (Locked Zone)

Di beberapa area zona subduksi, lempeng-lempeng tersebut “terkunci” karena gesekan di antara mereka terlalu kuat. Penguncian ini mencegah gerakan lempeng secara bebas, dan akibatnya energi elastis terus terakumulasi di sepanjang batas lempeng. Zona yang terkunci ini biasanya mencakup area yang sangat luas, yang bisa mencapai ratusan kilometer.

  • Akumulasi Energi

Seiring berjalannya waktu, tekanan dari pergerakan lempeng terus bertambah. Karena lempeng samudra terus bergerak masuk ke bawah lempeng benua, energi elastis yang tersimpan di zona subduksi semakin besar. Namun, karena gesekan antar lempeng, gerakan ini tertahan hingga batas tertentu.

  • Pelepasan Energi (Gempa Megathrust)

Ketika gaya yang menekan lempeng-lempeng ini melebihi kekuatan gesekan yang mengunci mereka, tiba-tiba terjadi pelepasan energi yang sangat besar. Pelepasan energi ini memicu gempa megathrust, dengan lempeng samudra secara tiba-tiba bergerak ke bawah lempeng benua. Pelepasan ini menyebabkan pergeseran vertikal dasar laut, yang seringkali juga memicu tsunami.

  • Tsunami

Salah satu ciri khas dari gempa megathrust adalah potensi tsunami besar. Pergeseran vertikal dasar laut menggerakkan sejumlah besar air, menciptakan gelombang tsunami yang bisa menyebar dengan cepat ke berbagai wilayah pesisir. Tsunami ini seringkali jauh lebih mematikan daripada gempa itu sendiri, terutama di daerah pesisir yang dekat dengan pusat gempa.

RISIKO DAN MITIGASI GEMPA MEGATHRUST DI INDONESIA

Gempa megathrust di Indonesia merupakan ancaman serius karena potensi magnitudonya yang besar dan dampaknya yang meluas, termasuk tsunami, kerusakan infrastruktur, dan korban jiwa.

Berikut adalah risiko yang mungkin terjadi terkait gempa megathrust di Indonesia:

  1. Tsunami
  2. Gempa megathrust sering menyebabkan tsunami besar, karena pergeseran vertikal dasar laut yang menggeser air secara masif. Tsunami bisa menyapu wilayah pesisir dalam waktu singkat setelah gempa, seperti yang terjadi pada tsunami Samudra Hindia 2004.
  3. Daerah-daerah seperti pesisir barat Sumatra, Jawa, dan Bali memiliki risiko tsunami tinggi karena dekat dengan zona subduksi aktif.
  4. Kerusakan Infrastruktur
  5. Gempa berkekuatan besar bisa menyebabkan kerusakan parah pada bangunan, jembatan, jalan, dan infrastruktur kritis lainnya. Wilayah yang padat penduduk dan infrastruktur yang kurang tahan gempa berisiko mengalami kerusakan besar.
  6. Gedung-gedung tinggi, bendungan, dan fasilitas industri juga terancam rusak atau runtuh, yang dapat menambah korban jiwa dan dampak ekonomi.
  7. Korban Jiwa dan Luka-luka

Gempa megathrust dapat menyebabkan runtuhnya bangunan, tanah longsor, dan bencana lain yang mengakibatkan banyak korban jiwa. Selain itu, korban luka bisa sangat banyak karena bangunan runtuh dan puing-puing yang berjatuhan.

  • Dampak Ekonomi

Gempa megathrust besar dapat mengakibatkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Kerusakan infrastruktur, terganggunya aktivitas industri, dan biaya rehabilitasi pasca-bencana dapat menghancurkan perekonomian lokal dan nasional.

  • Gangguan Sosial

Gempa besar sering memicu migrasi massal, kehilangan tempat tinggal, dan masalah sosial lainnya. Daerah yang terdampak mungkin memerlukan waktu lama untuk pulih.

Melihat begitu besar resiko dan potensi kerugian yang akan dialami aibat gempa megathrust, maka berikut adalah tindakan mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko gempa megathrust di Indonesia:

  1. Sistem Peringatan Dini Tsunami
  2. Indonesia memiliki Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS) https://inatews.bmkg.go.id/ yang dirancang untuk mendeteksi gempa besar di zona subduksi dan memberikan peringatan dini untuk tsunami.
  3. Pemerintah juga bekerja sama dengan lembaga internasional untuk memantau aktivitas seismik dan mengembangkan sistem yang lebih canggih.
  4. Penting bagi masyarakat di daerah rawan tsunami untuk mengetahui jalur evakuasi dan segera mengevakuasi setelah menerima peringatan.
  5. Bangunan Tahan Gempa
  6. Pembangunan infrastruktur dengan standar tahan gempa sangat penting, terutama di daerah yang rawan gempa megathrust seperti Sumatra, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.
  7. Evaluasi berkala dan retrofit[7] bangunan lama juga harus dilakukan untuk memastikan mereka memenuhi standar tahan gempa.
  8. Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan regulasi dan panduan teknis mengenai desain bangunan tahan gempa, yaitu SNI 1726:2019. Standar ini mengatur bahwa :
  9. Struktur bangunan harus memiliki sistem pemikul gaya lateral atau vertikal, kekuatan, kekakuan, dan kemampuan menyerap energi yang memadai.
  10. Pondasi harus menumpu pada tanah yang kuat.

Contoh Implementasinya pada bangunan :

Bangunan Rumah Tinggal di Wilayah Rawan Gempa

  1. Struktur:
  2. Menggunakan kolom beton bertulang dengan dimensi minimum yang ditentukan oleh SNI.
  3. Dinding bata ringan dengan penguat (ring balok dan sloof) untuk meningkatkan kekakuan.
  4. Pondasi:
  5. Pondasi batu kali digunakan jika tanah cukup keras.
  6. Jika tanah lunak, digunakan pondasi tiang pancang mini.
  7. Desain Atap:

Menggunakan bahan ringan seperti baja ringan untuk mengurangi beban vertikal.

Gedung Bertingkat Tinggi di Wilayah Rawan Gempa

  1. Struktur:
  2. Sistem ganda: rangka baja atau beton bertulang dipadukan dengan dinding geser di sekitar inti lift.
  3. Sambungan balok-kolom dirancang untuk menyerap energi dari deformasi akibat gempa.
  4. Pondasi:
  5. Menggunakan bored pile sedalam 30-50 meter hingga mencapai lapisan tanah keras.
  6. Dilakukan analisis geoteknik untuk memastikan stabilitas pondasi.
  7. Fasilitas Tambahan:

Dilengkapi perangkat isolasi seismik (base isolator) di pondasi untuk meredam gaya gempa sebelum mencapai struktur utama.

  • Edukasi dan Latihan

Edukasi dan latihan yang dapat dilakukan di antaranya :

  • Rumah Tangga

Edukasi: Ajarkan seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak, tentang langkah penyelamatan diri saat gempa (seperti berlindung di bawah meja kokoh atau di dekat dinding kuat), pentingnya memperkuat struktur rumah agar tahan gempa, serta menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan darurat (senter, makanan, air, obat, dan dokumen penting).

Latihan: Lakukan simulasi gempa secara rutin bersama keluarga untuk menentukan tempat berlindung, jalur evakuasi tercepat menuju area aman, dan memastikan setiap anggota tahu cara menggunakan alat komunikasi darurat serta kontak penting.

  • Perkantoran

Edukasi: Adakan sosialisasi rutin melalui seminar, pelatihan, dan panduan tertulis untuk mengenalkan bahaya gempa, langkah penyelamatan diri, jalur evakuasi, titik kumpul aman, serta pentingnya memastikan keamanan furnitur di kantor.

Latihan: Selenggarakan simulasi evakuasi gempa secara berkala, termasuk skenario tanggap darurat seperti kebakaran atau korban terjebak, sambil memastikan karyawan memahami lokasi struktur aman dan jalur evakuasi di gedung.

  • Pabrik

Edukasi: Berikan pelatihan kepada pekerja tentang bahaya gempa, cara melindungi diri di area produksi, identifikasi potensi bahaya (seperti mesin terguling atau bahan kimia tumpah), dan prosedur penghentian mesin serta peralatan berat saat gempa.

Latihan: Lakukan simulasi rutin untuk menghentikan operasi mesin berat dengan aman, evakuasi melalui jalur yang menghindari area berisiko, dan memastikan pekerja tahu cara mengamankan alat berat agar tidak membahayakan keselamatan.

  • Peta Risiko dan Zonasi
  • Peta risiko gempa dan tsunami yang akurat dapat membantu dalam perencanaan tata ruang wilayah. Pemerintah perlu memastikan bahwa bangunan dan infrastruktur penting dibangun di daerah yang relatif aman.
  • Zonasi pesisir, khususnya di wilayah rawan tsunami, juga perlu diperketat dengan membuat zona buffer atau wilayah hijau yang tidak boleh dibangun di daerah dengan risiko tinggi.
  • Penguatan Kesiapan dan Respon Darurat
  • Pemerintah Indonesia, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terus memperkuat kapasitas respons darurat untuk menangani bencana gempa besar.
  • Pengembangan logistik, tim SAR, dan penyediaan bantuan darurat sangat penting dalam menghadapi dampak bencana besar seperti gempa megathrust.
  • Pemantauan Seismik dan Penelitian
  • Pemantauan aktivitas seismik terus dilakukan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta lembaga-lembaga penelitian lainnya. Pengembangan riset tentang potensi gempa megathrust dan penilaian risiko sangat penting untuk memperbarui sistem peringatan dini dan strategi mitigasi.
  • Studi geologi, pemetaan zona subduksi, dan penelitian dampak gempa sebelumnya dapat memberikan informasi lebih lanjut tentang kemungkinan kejadian gempa besar di masa depan.
  • Manajemen Lingkungan
  • Pengelolaan lingkungan yang baik, seperti penghijauan pesisir (penanaman mangrove), dapat membantu mengurangi dampak tsunami di wilayah pesisir dengan mengurangi kecepatan dan energi gelombang.

Langkah-langkah ini bertujuan untuk meminimalkan dampak bencana serta menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa ketika gempa megathrust terjadi. Sebagai negara dengan risiko gempa megathrust tinggi, kesiapsiagaan adalah kunci. Dengan perencanaan yang baik, edukasi, serta sistem peringatan dini yang efektif, Indonesia dapat meminimalkan dampak bencana ini. Namun, kerja sama semua pihak—dari pemerintah hingga masyarakat—diperlukan untuk memastikan keselamatan bersama.


  • Zona subduksi adalah wilayah di kerak bumi tempat lempeng tektonik samudra bergerak menunjam ke bawah lempeng tektonik benua atau lempeng lainnya, masuk ke dalam lapisan mantel bumi.
  • Lempeng tektonik adalah bagian dari lapisan luar Bumi yang terdiri atas kerak bumi dan bagian atas mantel (disebut litosfer). Lempeng-lempeng ini bergerak secara perlahan di atas lapisan mantel yang lebih lunak (astenosfer), karena pengaruh arus konveksi dalam mantel bumi. Pergerakan ini dapat menyebabkan berbagai fenomena geologi, seperti gempa bumi, pembentukan gunung, aktivitas vulkanik, dan pergerakan benua. Lempeng tektonik dapat bertemu, menjauh, atau saling bergeser, yang menciptakan batas-batas lempeng seperti konvergen, divergen, dan transformasi.
  • Lempeng samudra adalah bagian dari lempeng tektonik yang berada di bawah dasar samudra. Lempeng ini terutama terdiri dari kerak samudra, yang lebih tipis, lebih padat, dan lebih muda dibandingkan dengan kerak benua. Lempeng samudra biasanya terbentuk di punggung tengah samudra (mid-ocean ridge) melalui proses pemekaran dasar laut, di mana magma dari mantel bumi naik ke permukaan dan mendingin menjadi kerak baru.
  • Lempeng benua adalah bagian dari lempeng tektonik yang membentuk daratan atau kerak benua di permukaan bumi. Lempeng ini terdiri dari kerak benua, yang lebih tebal, lebih ringan, dan lebih tua dibandingkan dengan kerak samudra. Lempeng benua berada di atas mantel bumi dan bergerak perlahan akibat dinamika konveksi di dalam mantel
  • Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) adalah kawasan berbentuk seperti tapal kuda di sekitar Samudra Pasifik yang dikenal sebagai wilayah dengan aktivitas seismik dan vulkanik paling aktif di dunia. Zona ini mencakup rangkaian gunung berapi, palung laut, dan batas-batas lempeng tektonik yang terus bergerak.
  • Sesar aktif (fault lines) adalah patahan atau retakan di kerak bumi yang masih menunjukkan pergerakan atau aktivitas tektonik hingga saat ini. Aktivitas pada sesar aktif biasanya ditandai dengan pergeseran atau pergerakan lempeng di sepanjang patahan tersebut, yang dapat memicu gempa bumi.
  • Retrofit adalah proses memperkuat atau memperbarui struktur atau komponen bangunan yang sudah ada agar dapat memenuhi standar keselamatan, efisiensi, atau kinerja yang lebih baik tanpa harus membongkar atau mengganti bangunan tersebut secara keseluruhan.


[Marketing Communication LGI]

]]>
PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) Meluncurkan MyPro+, Menetapkan Standar Terbaru Asuransi Digital di Indonesia https://www.lgi.co.id/pt-lippo-general-insurance-tbk-lgi-meluncurkan-mypro-menetapkan-standar-terbaru-asuransi-digital-di-indonesia/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=pt-lippo-general-insurance-tbk-lgi-meluncurkan-mypro-menetapkan-standar-terbaru-asuransi-digital-di-indonesia Thu, 05 Jun 2025 01:03:05 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=24099 Jakarta, 5 Juni 2025 – PT Lippo General Insurance Tbk (LGI), salah satu perusahaan asuransi umum di Indonesia, mengumumkan peluncuran terbaru MyPro+, sebuah platform asuransi digital generasi terbaru yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih mudah, praktis, dan berfokus pada kebutuhan pelanggan.

MyPro+ versi terbaru ini memperkenalkan berbagai fitur unggulan dan tampilan yang lebih modern, menegaskan komitmen berkelanjutan LGI terhadap inovasi dan transformasi digital. Dengan memanfaatkan teknologi canggih termasuk kecerdasan buatan(artificial intelligence), MyPro+ mampu memberikan rekomendasi asuransi yang dipersonalisasi, penerbitan polis secara instan, dan akses informasi polis secara real-time—semuanya dalam satu aplikasi mobile yang mudah digunakan.

Fitur Utama dari MyPro+ yang Baru Termasuk:

  • Tampilan modern dan user-friendly: Desain/tampilan yang diperbarui dan mudah diakses, meningkatkan kemudahan navigasi dan kenyamanan pengguna.
  • Pembelian asuransi secara instan: Pendaftaran dan penerbitan polis digital cepat dan mudah
  • Manajemen polis yang efisien: Perpanjangan, perubahan, dan pembaruan polis bisa dilakukan langsung di aplikasi secara praktis

Sebagai bagian dari peningkatan layanan, MyPro+ kini juga menghadirkan fitur penerbitan polis asuransi kendaraan secara instan tanpa perlu survei risiko langsung. Penilaian dilakukan secara digital dengan berbasis kecerdasan buatan (AI), menjadikan proses cepat dan efisien. Fitur ini selaras dengan fokus strategis LGI untuk menjadi pemimpin pasar di sektor asuransi kendaraan bermotor.

Ricky Choi, Wakil Presiden Direktur LGI, menyampaikan bahwa “peluncuran MyPro+ merupakan inovasi digital besar kedua kami di tahun ini, setelah sebelumnya kami memperkenalkan MyGo+. Jika MyGo+ dirancang untuk mendorong keselamatan berkendara melalui pemberian hadiah  atas perilaku mengemudi yang bertanggung jawab, maka MyPro+ memperluas jangkauan digital kami dengan menawarkan solusi asuransi inklusif bagi segmen pelanggan yang memiliki akses terbatas ke layanan keuangan tradisional.”

Beliau juga menegaskan bahwa roadmap inovasi digital LGI sepenuhnya selaras dengan visi Hanwha sebagai induk usaha, yang bertujuan menjadikan LGI sebagai perusahaan asuransi digital terdepan di Indonesia.

Aplikasi MyPro+ kini telah tersedia dan dapat diunduh secara gratis di perangkat iOS dan Android. Dengan fitur-fitur inovatif serta pendekatan yang inklusif, MyPro+ diharapkan mampu menjadi tolok ukur baru dalam dunia asuransi digital di Indonesia.


[Marketing Communication LGI]

]]>
LGI Raih Cedant Terbaik 2025 Kategori Ekuitas > 500 M – 1 T pada MAIPARK Award 2025 https://www.lgi.co.id/lgi-raih-cedant-terbaik-2025-kategori-ekuitas-500-m-1-t-pada-maipark-award-2025/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lgi-raih-cedant-terbaik-2025-kategori-ekuitas-500-m-1-t-pada-maipark-award-2025 Tue, 13 May 2025 01:58:13 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=24072 Rp500 Miliar hingga Rp1 Triliun” pada MAIPARK Award 2025. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan asuransi yang dinilai terbaik dalam menjalin kerja sama dengan reasuransi nasional, MAIPARK, khususnya dalam pengelolaan risiko asuransi terhadap bencana alam. [Marketing…]]> Jakarta, 6 Mei 2025 – PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) kembali menerima penghargaan “Cedant Terbaik 2025 Kategori Ekuitas > Rp500 Miliar hingga Rp1 Triliun” pada MAIPARK Award 2025.

Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan asuransi yang dinilai terbaik dalam menjalin kerja sama dengan reasuransi nasional, MAIPARK, khususnya dalam pengelolaan risiko asuransi terhadap bencana alam.


[Marketing Communication LGI]

]]>
LGI Laporkan Pertumbuhan Laba yang Kuat di 2024 dan Umumkan Pembagian Dividen pada 2025 https://www.lgi.co.id/lgi-laporkan-pertumbuhan-laba-yang-kuat-di-2024-dan-umumkan-pembagian-dividen-pada-2025/?utm_source=rss&utm_medium=rss&utm_campaign=lgi-laporkan-pertumbuhan-laba-yang-kuat-di-2024-dan-umumkan-pembagian-dividen-pada-2025 Fri, 02 May 2025 10:33:22 +0000 https://www.lgi.co.id/?p=24044 Jakarta, 29 April 2025 — PT Lippo General Insurance Tbk (LGI) mencatat kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2024, ditandai dengan pertumbuhan laba yang signifikan. Perusahaan membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp62,3 miliar, meningkat 150,25% dibandingkan tahun 2023. Di tengah ketidakpastian ekonomi, LGI tetap menunjukkan ketangguhan berkat manajemen risiko yang hati-hati serta solusi yang berfokus pada kebutuhan pelanggan.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Selasa, 29 April 2025, menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp18 miliar atau setara dengan Rp6 per saham — menegaskan komitmen LGI dalam memberikan nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Bapak Roberto Feliciano Fernandez sebagai anggota Dewan Komisaris, dengan catatan berlaku efektif setelah lulus Uji Kemampuan dan Kepatutan dari OJK.

Ke depan, LGI tetap berkomitmen pada pertumbuhan yang berkelanjutan dan inovasi berkelanjutan dalam menghadirkan solusi asuransi yang andal bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Dewan Komisaris (2025–2026):
Komisaris Utama: Kim Dong Wook
Komisaris: Roberto Feliciano Fernandez*
Komisaris: Ali Chendra**
Komisaris Independen: Hyacintus Henri Djantoko

Direksi (2025–2026):
Direktur Utama: Agus Benjamin
Wakil Direktur Utama: Choi Hyunhee
Direktur: Kwon Gi Han
Direktur: Gilbert Deddy Naibaho

•⁠ ⁠Akan efektif setelah dinyatakan lulus Uji Kemampuan dan Kepatutan oleh OJK
** Masih menjabat hingga pengangkatan resmi Roberto Feliciano Fernandez oleh OJK


[Marketing Communication LGI]

]]>